WARGA GUNUNGKIDUL, JANGAN LEWATKAN PEMBUKAAN FKY MALAM INI

Senin, 07 Agustus 2017 13:24:43 Hiburan
WONOSARI (MERAPI) - Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos, Senin (7/8) malam ini akan membuka Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XXIX di Alun-alun Wonosari. Pembukaan akan dimeriahkan Tarian Kolosal ‘Umbar’ yang dimainkan hampir seratus penari. Para penari akan mengarak Bupati untuk naik panggung membuka acara yang juga akan dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Forkompinda Gunungkidul, tokoh-tokoh seni dan diperkiraan ribuan warga masyarakat akan menyaksikan acara yang spektakuler ini. 
 
“Tidak seperti biasa, pawai budaya yang biasanya tampil  pada  acara pembukaan, kali ini akan dilaksanakan  di acara penutupan,” kata Ketua Umum Panitia FKY di Gunungkidul CB Supriyanto SIP, Minggu (6/8).
 
Berdasar pemantauan <I>Merapi<P>, persiapan pembukaan festival kemarin terlihat sudah matang. Pemasangan tenda dan panggung sudah mencapai lebih 50 persen. Tenda-tenda di pinggir Alun-alun sudah selesai didirikan. Petugas tinggal menyelesaikan dekorasi pada panggung utama yang akan menjadi ajang pembukaan, serta pentas seni selama sepekan. FKY kali ini mengambil tema, Umbar Mak Byar. Itulah sebabnya Tari Kolosal bertema ‘Umbar’.
 
“Panitia sangat bergembira atas dukungan pemerintah, masyarakat termasuk para tokoh seni dan penggiat seni,” tambahnya.
 
Festival Kesenian Yogyakarta di Gunungkidul akan berlangsung sepekan, sampai Sabtu (12/8). Ada sekitar 30 atraksi yang akan dipentaskan untuk menghibur masyarakat. Antara lain, Ketoprak Jampi Puyeng, Pentas Reog Sanggar Seni, Tresno Budoyo asal Tanujungsari, Jathilan Republik Sekar Mataram dari Patuk, Rampak Kendang Upil Dewo, Semanu, Angklung Kreatif Laras Mudho, Tawarsari, Musik Etnis Etnomusikologi ISI Yogyakarta, Wayang Hip Hop (Yogyakarta), Reog Guntur Mataram Karangtengah, Wonosari, Jathilan Turonggo Jati, Nglipar, Parade Band, Layar Tancap, Reog Turonggo Jati, Ngawen, Jatilan Turonggo Seto, Ponjong, Tari Leong Barongsai Raga Jati, Semanu, Tari Angguk (Kulonprogo) dan Tari Bali,  Sendratari Ramayana.
 
Reog agaknya menjadi pentas terbanyak, Reog Wiro Tamtomo, Saptosari, Jathilan Manunggal Putro, Girisubo, Parade Gamelan Kreatif Swaraswarga Gunungkidul, Omah Cangkem Mataraman Yogyakarta, ada Wayang Kulit Kolaborasi Tiga Dalang, Ki Alfian Anggoro Mukti (Semanu), Ki  Bayu Asmoro ( Girisubo) dan Ki Hening Sudarsono (Tanjungsari). Penutupan FKY pada Sabtu (12/8) siangnya akan diawali dengan Pawai Seni atau Karnaval seni. Malamnya penutupan dimeriahkan Fire Dance (Yogyakarta) dan Campursari SRGK Dhimas Tedjo Gunungkidul. Selama FKY selain disi dengan pagelaran kesenian, juga pameran Seni Rupa, Tosan Aji, pameran Kerajinan dan Kuliner.
 
“Harapannya selama sepekan masyarakat mendapatkan hiburan yanga menari,” ujarnya. (Ded)
 
 

Related Post