Cegah Stres, Hidupkan Radio di Kandang

Jumat, 11 Agustus 2017 15:29:59 Berita Utama
MERAPI-SULISTYANTO Pemberian pakan dan pengambilan telur puyuh dilakukan sehari sekali.
Beternak burung gemak atau puyuh akan memperoleh keuntungan seperti memanen telur setiap hari. Selain itu ketika puyuh sudah tak produktif bertelur atau apkir, dapat disembelih ataupun dijual. Kotorannya pun bisa dijual maupun diproses menjadi  pupuk organik.
Ketika memelihara seribu puyuh yang sudah produktif bertelur, dalam sehari bisa menghasilkan 800 sampai 900 butir telur. Namun jika sudah mendekati masa apkir, jumlah telur antara 500 sampai 600 butir perhari. Pengambilan telur pada pagi hari, usai puyuh diberi pakan maupun diganti minumannya. Pemberian pakan buatan pabrik, cukup sekali dalam sehari.
Hal ini seperti diungkap peternak puyuh asal Genitem Sidoagung Sleman, Partiyah yang sekarang ini memiliki 1.000 puyuh. Ketika masih bibit harga puyuh kisaran Rp 5.400 perekor. Sekitar 40 hari dari penetasan sudah mulai bertelur. Saat umur antara satu sampai 1,5 tahun biasa sudah diapkir dan dibeli bakul rata-rata Rp 3.000 perekor.
"Kalau memelihara yang sudah mendekati apkir, jumlah telur yang dihasilkan setiap hari tak bisa maksimal. Akan rugi pada pembelian pakan dan perawatan sehari-hari," jelas Partiyah ketika membuka perbincangan dengan Merapi, baru-baru ini. 
Ibu dari tiga anak ini mengungkapkan, pakan buatan pabrik saat ini harganya Rp 295.000 perkarung. Setiap empat karung biasa habis dalam waktu sembilan hari. Selain itu air minumnya perlu ditambah vitamin untuk mendukung kesehatan serta tingkat produktivitas puyuh bertelur.  Sampai saat ini penjualan telur cukup mudah, sebab sejumlah pedagang di pasar selalu mau menerima telur-telur puyuh yang dijualnya. Telur ditempatkan pada kotak khusus. Kotak berisi 750 butir telur biasa dibeli bakul Rp 185.000, sedangkan yang berisi 600 butir telur dibeli Rp 140.000.
"Kalau ada yang membeli eceran, sekarang ini Rp 270 perbutir. Selain cukup direbus, telur puyuh juga dapat diolah seperti menjadi isi tahu bakso, disemur, dibuat sate telur puyuh, diisikan pada butiran bakso dan lain-lainnya," papar Partiyah.
Ditambahkan, ketika musim dingin sering ada puyuh yang mati. Selain itu puyuh-puyuh juga dapat stres dan memicu menurunnya jumlah telur setiap hari. Salah satu cara mencegah stres, misalnya yang diakibatkan suara gaduh maupun petasan, maka perlu menempatkan pesawat radio di kompleks kandang puyuh. Setiap hari radio dinyalakan, misalnya dengan memilih stasiun radio yang siarannya non-stop. Dengan cara ini puyuh-puyuh akan terbiasa mendengar suara asing. Bahkan siaran radio yang berganti-ganti atau beragam akan lebih baik, misalnya ada musik, orang berdialog, wayang sampai pengajian.
Penting diperhatikan juga, lanjut Partiyah, sirkulasi udara  kompleks kandang harus lancar. Idealnya juga mendapatkan sinar matahari terlebih pada pagi hari. Setiap plong kandang diisi 30 ekor puyuh. Kandang ini dibuat bertingkat sampai lima. Bahan kandang menggunakan kawat strimin dipadu kayu-kayu. Bagian bawah dirancang sedemikian rupa, sehingga memudahkan setiap mengambil telur-telur puyuh. (Yan)
 
 
 

Related Post