PESTA MIRAS TERGANGGU, 5 PEMABUK KEBAK TATO NGAMUK

Jumat, 11 Agustus 2017 19:18:28 Hukum
GAMPING (MERAPI)- Setelah buron selama 3 minggu, lima berandalan pemabuk yang mengamuk di jalan kampung Dusun Sumber Gamol, Balecatur, Gamping, Sleman diamankan petugas Polsek Gamping. Dalam kondisi mabuk, lima pemuda bertato ini menganiaya warga yang melintas tanpa sebab menggunakan senjata pedang. Diduga mereka kesal lantaran acara pesta mirasnya terganggu korban.
 
Kapolsek Gamping Kompol Herwinedi kepada wartawan, Kamis (10/8) mengatakan, kelima tersangka yang diamankan yakni RG (20), FD (20), YD (19) dan PY (20) semuanya warga Dusun Gamol, Balecatur, Gamping serta GL (22) warga Sumber, Balecatur, Gamping. Kelima tersangka diamankan di dua termpat berbeda. Dari tangan mereka, polisi mengamankan sebilah pedang sebagai barang bukti.
 
"Tiga tersangka ditangkap saat pesta miras di Jalan kampung Dusun Sumber Gamol. Sedangkan dua pelaku lainnya diamankan di rumah masing-masing," ujar Herwinedi.
 
Dijelaskan Herwin, keributan yang berujung pengeroyokan tersebut berlangsung pada Minggu (23/7). Saat itu korban AS (31), warga Balecatur, Gamping bermaksud pulang ke rumahnya usai bepergian ke Godean. Ketika sampai di Dusun Sumber, korban berhenti lantaran mobilnya terhalang kerumunan para pelaku yang tengah pesta minuman keras.
 
Korban pun sempat menyapa salah seorang pelaku di tempat itu. Namun lantaran dalam kondisi mabuk, para pelaku justru emosi saat korban meminta mereka menyingkir sementara karena dia hendak lewat. Puncaknya, tersangka RG memukul korban diikuti oleh teman-temannya yang lain. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka dan langsung kabur menghindar dari amukan para pelaku.
 
"Sebenarnya hanya salah faham karena para tersangka terpengaruh minuman keras. Tersangka dan korban juga saling mengenal, sepertinya ada dendam masa lalu," jelasnya. Usai kejadian itu, korban kemudian melapor ke Polsek Gamping. Polisi langsung berhasil mengenali pelaku karena korban pun kenal mereka. Namun polisi butuh waktu tiga minggu untuk meringkus kelima pelaku. Akhirnya pada Selasa (8/8) lalu, kelima pelaku berhasil dibekuk.
 
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, para tersangka mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap tersangka. Sedang tersangka RG mengakui terus terang telah menggunakan pedang dengan panjang 60 centimeter saat melakukan penganiayaan. 
 
"Kelima tersangka saat ini dalam penahanan Polsek Gamping. Mereka kami jerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP dan atau pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman diatas tiga tahun penjara," pungkasnya.(Shn)

Related Post