TAK PUNYA UANG, JANDA NGUTIL DI PASAR GAMPING

Minggu, 13 Agustus 2017 19:33:04 Hukum
GAMPING (MERAPI)- Seorang janda berusia 44 tahun, SA warga Kulonprogo ditangkap para pedagang di Pasar Gamping, Sleman setelah kepergok mencuri uang milik seorang pedagang ikan pindang, Aris Subagiya, Jumat (11/8) pagi. Pelaku mengaku nekat mengutil lantaran tak punya uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
 
Kapolsek Gamping Kompol Herwinedi kepada wartawan kemarin mengatakan, awalnya pelaku datang ke Pasar Gamping kemarin pagi pukul 06.00 WIB dan bermaksud hendak membeli makanan. Namun saat berjalan di dalam pasar, ia melihat uang milik salah satu pedagang tergeletak di rak meja. Hal itu membuat SA jadi gelap mata. Apalagi dia tak punya uang, sedangkan kebutuhan terus meningkat.
 
Setelah memastikan keadaan sekitar aman, SA langsung mengambil uang milik Aris Subagiya itu. Namun naas bagi pelaku. Aksinya itu justru diketahui oleh pedagang yang berjualan di samping pedagang ikan itu. Sontak pelaku langsung diteriaki. Pedagang lain yang mendengar teriakan saksi kemudian berinisiatif menangkap pelaku.
 
"Saat kejadian, lapak korban sedang tidak ditunggui. Pelaku yang melihat ada uang di rak meja langsung diambil. Uang yang diambil Rp 97 ribu," ujar Herwinedi.
 
Para pedagang pun naik pitam, sehingga pelaku tidak lepas dari amukan massa. Beruntung aksi itu segera dilerai oleh petugas keamanan pasar. Dia pun diserahkan pada anggota polisi dari Polsek Gamping yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas.
 
"Sempat ada aksi main hakim sendiri. Tapi tidak sampai melukai korban, hanya aksi spontan dari para pedagang dan pungunjung pasar yang jengkel dengan ulah pelaku," katanya.
 
Sementara itu pelaku SA mengaku datang ke pasar karena mendapat pesananan makanan arem-arem untuk menjenguk saudaranya yang sakit dan dirawat di RSUD Sleman. Janda asal Pengasih, Kulonprogo ini datang ke Yogya dengan naik bus dan turun di tugu Pasar Gamping.
 
"Saya baru sekali mencuri, karena tidak punya uang. Saya hanya bawa uang Rp 30 ribu untuk menjenguk saudara yang sedang sakit," jelasnya.
 
Akibat perbuatanya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. Namun karena kerugiannya tidak ada Rp 2,5 juta, pelaku hanya dikenai tindak pidana ringan. "Pelaku akan menjalani sidang cepat atas perbuatannya," pungkas Herwin. (Shn)

 

Related Post