MALING MASUK BALAIKOTA, PONSEL KEPALA DINAS RAIB

Jumat, 08 September 2017 19:12:27 Hukum
MERAPI-TRI DARMIYATI
Pria mencurigakan terekam kamera CCTV di Dinas KUKM Naketrans Kota Yogyakarta pada hari saat telepon selular milik kepala dinas hilang di ruang kerjanya.
 
 
UMBULHARJO (MERAPI) - Keamanan di kompleks Pemkot Yogyakarta di Balaikota harus menjadi perhatian serius. Hal itu menyusul hilangnya telepon selular atau handphone (HP) pintar milik Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Tenaga Kerja dan Transmigrasi (KUKM Nakertrans) Kota Yogyakarta Lucy Irawati di ruang kerjanya, Rabu (6/9). Telepon selular itu diduga dicuri karena dari kamera CCTV pada hari itu merekam pria mencurigakan masuk ke ruang kerja kepala dinas.
 
“Saat itu HP Bu Lucy ditaruh di meja kerja di ruanganya. Setelah dari ruang sektarariat lalu kembali ke ruangan, HP sudah tidak ada. Terus ibu bilang ke saya: haduh mas HP-ku kok ra ono,” kata staf di bagian Kesekretariatan Dinas KUKM Nakertrans Kota Yogyakarta, Marsilam kepada wartawan, Kamis (7/9).
 
Dia menyebut, kejadian hilangnya telepon selular milik kepala dinas (kadinas) itu diduga terjadi sekitar pukul 12.30 WIB lebih. Dia menuturkan awalnya posisi Lucy di ruang kerjanya membersihkan meja kerja dengan kemoceng. HP kemudian dia letakkan di meja kerja. Lalu ia pergi ke ruang sekretariat yang ada di seberang ruang kerjanya untuk mengembalikan kemoceng dan menandatangani dokumen. Namun saat kembali masuk ke ruang kerjanya, ponsel pintar milik Lucy sudah tidak ada.
 
“Ibu Lucy kelihatan bingung karena sudah dicari di ruangannya, HP tidak ketemu. Saya juga cek sampai bagian bawah di ruangannya juga tidak ada,” tambahnya.
 
Kemudian ada inisiatif dari staf di dinas itu untuk melihat rekaman kamera CCTV dari ruang Satpol PP. Dari kamera CCTV itu terekam pria misterius dengan gerak-gerik mencurigakan yang mengintip ruangan. Pria berkulit sawo matang, berkaca mata dengan kemeja merah muda itu terekam CCTV masuk ke ruang kerja kepala dinas yang berada di lantai 2.
 
“Itu (pelaku) terekam CCTV. Lalu ada staf yang melaporkan itu ke kepolisian. Bu Lucy kemarin terburu-buru karena Rabu (6/9) sore langsung berangkat ke Surabaya ada agenda kerja di sana,” paparnya.
 
Ponsel pintar yang hilang milik Lucy adalah Samsung J7 Prime. Di pasaran harga ponsel pinter itu sekitar Rp 3 juta lebih. Sampai kemarin Lucy belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut. Dia tengah berdinas di Surabaya dan nomor telepon selularnya tidak dapat dihubungi. 
 
Sementara itu Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Yogyakarta Bayu Laksomono membenarkan kamera CCTV yang dipasang di Dinas KUKM Nakertrans merekam pria mencurigakan masuk ke ruang kepala dinas. Kondisi lorong di depan ruang dinas sepi dan pria itu terekam CCTV sekitar pukul 12.30 WIB pada hari saat telepon selular hilang.
 
“Ini masih dugaan karena di rekaman CCTV tidak jelas. Saat masuk ke ruangan, di dalam ruang kerja apakah mengambil sesuatu atau tidak. Itu tidak terlihat karena terhalang lemari,” terang Bayu.
 
Atas kejadian itu pihaknya melakukan evaluasi untuk meningkatkan keamanan di lingkup Balaikota. Ditegaskan, selama ini kewaspadaan keamanan dilakukan dengan penjagaan maupun pengawasan melalui kamera CCTV yang dipasang tersebar di titik-titik strategis di Balaikota. Namun dari pemantauannya, tidak semua organisasi perangkat daerah (OPD) terpantau kamera CCTV. Usulan penambahan kamera CCTV sudah disampaikan ke dinas terkait.
 
“Kami juga akan sampaikan ke semua OPD  agar para pegawai waspada. Saat meninggalkan ruangan sebaikknya dikunci dan tidak meninggalkan barang berharga,” pungkas Bayu. (Tri)

Related Post