TAKSI ONLINE TEWASKAN 3 REMAJA

Kamis, 14 September 2017 11:44:38 Hukum
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Kondisi mobil taksi online rusak parah usai terjadi kecelakaan.
 
DEPOK (MERAPI) - Tabrakan maut antara taksi online dan sepedamotor menewaskan 3 orang remaja di Jalan Perumnas Mundusaren, Caturtungal, Depok, Sleman, Rabu (13/9) sekitar pukul 05.30. Tabrakan diduga karena taksi online melaju kencang dan sepedamotor yang ditumpangi tiga remaja itu melaju zig-zag di jalanan perumahan.

Ketiga korban adalah pengendara dan pembonceng motor, masing-masing Muhammad Arif (18) seorang pelajar warga Kota Yogyakarta, Farikhin Nur Rohman (17) warga Jagalan, Banguntapan, Bantul dan Bimelga Aditama (18) warga Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Menurut keterangan, awalnya mobil taksi online, Toyota Avanza AB-1431-IN melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara di Jalan Perumnas Mundusaren. Saat melintas di jalur yang sepi itu, tiba-tiba di depannya melaju motor Honda Vario bernopol AB-5334-JC yang dikendarai oleh ketiga korban. Saat itu, motor melaju zig-zag dan mengganggu laju mobil taksi online. 

"Sepeda motor dan mobil sama-sama bergerak dari utara. Tapi sepeda motor itu berjalan zig-zag kemudian oleng ke kanan," ujar seorang saksi mata di lokasi kejadian, Dwi Sulistyanto. Karena lajunya oleng, motor pun disambar mobil yang hendak menyalip. Tabrakan keras tak terhindarkan. Setelah menabrak motor itu, mobil oleng ke kanan dan menabrak pagar gardu pos ronda di tepi jalan. Mobil masih melaju tak terkendali hingga akhirnya menabrak tiang listrik. Mobil baru berhenti setelah terguling usai menabrak tiang listrik.

"Mobil berhenti dengan posisi miring. Untuk pengemudi taksi online dan dua penumpangnnya mengalami luka, sedangkan 3 pengendara motor tewas di tempat," kata Dwi.

Kasugbag Humas Polres Sleman AKP Haryanta menambahkan, mobil taksi online tersebut dalam perjalanan mengantar penumpang ke bandara. Diduga karena buru-buru, pengemudi memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

"Diduga karena buru-buru, sopir melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga saat ada motor di depannya berjalan zig-zag, sopir kaget. Saat melakukan pengereman tidak berhenti karena remnya kurang pakem dan langsung menggasak motor," beber Haryanta.

Namun demikian, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terkait kasus kecelakaan itu. Saat ini, peristiwa tersebut ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Sleman, sementara ketiga jenazah korban tabrakan dilarikan ke RSUP dr Sardjito.

"Kasusnya masih dalam penyelidikan. Ada dugaan pengendara sepedamotor dalam keadaan mabuk," pungkas Haryanta. (Shn)
 

Related Post