Tak Kuat Ilmu Kesaktian, Nyemplung Laut

Rabu, 27 September 2017 10:52:19 Hukum
Abdul Aziz saat dievakuasi anggota SAR dan anggota Dit Pol Air Polda DIY.



KRETEK (MERAPI)Tanpa sebab jelas, Abdul Aziz (24) warga Krodan, Maguwoharjo, Depok, Sleman tiba-tiba berlari dan nekat menceburkan diri ke laut selatan Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Selasa (26/9). Beruntung bagi dia, anggota SAR dan Polairud Polda DIY yang bersiaga berhasil menyelamatkannya. Kuat dugaan, Abdul Aziz nyemplung laut selatan karena stres tak kuat mempelajari ilmu kesaktian.
Kapolsek Kretek Kompol Salim SH kepada wartawan mengatakan, peristiwa percobaan bunuh diri berlangsung sangat cepat. Kemarin pagi sekitar pukul 09.30, korban datang dengan mengendarai sepeda motor ke kawasan Pantai Parangtritis. Tanpa banyak bicara, Abdul Aziz memarkirkan kendaraannya di samping Pos SAR Parangtritis. Bahkan ketika membayar jasa parkir dengan uang Rp 10.000, lelaki bertubuh tambun itu tidak menghiraukan uang kembaliannya lagi. Tiba-tiba, dia justru berlari kencang menuju tepi pantai. Tanpa ragu-ragu, Abdul Aziz menceburkan diri menuju ke tengah laut.
Untungnya, hal ini diketahui oleh anggota SAR Parangtritis yang bersiaga. Saat itu juga, anggota SAR Parangtritis, Fendy L langsung berkoordinasi dengan sejumlah anggota Polairud Polda DIY, yakni Brigadir Sunarto, Brigadir Taufik Rinto dan Bharatu Gregorius Septian. Keempat petugas ini langsung mengejar korban dan mengevakuasinya. Korban berhasil diselamatkan sebelum jauh terbawa arus ke tengah laut. 
“Saat itu petugas Pol Air dan SAR tengah siaga. Korban akhirnya berhasil diselamatkan dan dibawa ke Pos SAR Parangtritis,” ujar Salim. 
Saat dievakuasi, kondisi korban lemas dan syok. Setelah kondisinya agak tenang, Abdul Aziz kemudian dibawa ke Polsek Kretek.
Menurut Kompol Salim, petugas lantas menghubungi keluarga korban dan meminta untuk menjemputnya. Tak berapa lama, pihak keluarga korban pun datang ke Mapolsek Kretek. Kompol Salim menambahkan, Abdul Aziz diduga mengalami gangguan kejiwaan sejak tiga tahun terakhir. Pemicunya akibat tidak kuat lagi mempelajari ilmu kesaktian. “Keterangan dari keluarga begitu, Abdul Aziz ini pernah mendalami ilmu kesaktian,  tetapi tidak kuat dan akhirnya seperti sekarang ini,” ujar Salim.
Komandan SAR Bantul, Arif Nugraha menambahkan, saat tiba di Pantai Parangtritis, Abdul Aziz terlihat seperti linglung. Dia bahkan tidak menghiraukan kanan–kirinya. “Begitu sampai pantai, dia sempat tanya: ini Pantai Parangtritis atau bukan. Oleh warga dijawab benar dan dia langsung menceburkan diri ke tengah laut,” ujarnya.(Roy)

MERAPI-ISTOMEWA
Abdul Aziz saat dievakuasi anggota SAR dan anggota Dit Pol Air Polda DIY.
 

Related Post