Bayi Disimpan di Lemari Agar Tak Menangis

Jumat, 29 September 2017 16:47:00 Hukum
Tersangka UI saat menjalani rekontruksi pembunuhan bayi di kamar kosnya.

DEPOK(MERAPI)- Petugas Satreskrim Polres Sleman menggelar rekonstruksi pembunuhan bayi yang dilakukan oleh IU (18) oknum mahasiswi PTS di Yogya asal Pati, Jawa Tengah di rumah kos tersangka di daerah Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (28/9). Di dalam rumah kosnya, tersangka memperagakan 37 adegan, mulai dari melahirkan hingga menyimpan bayi dalam almari. Tersangka juga memperagakan adegan saat membungkus bayi dengan kain serta menutup mulut bayi menggunakan jari agar tak menangis.


"Usai melahirkan, bayi tersebut dibungkus dengan kain, dan dimasukkan ke dalam lemari. Tersangka takut bayi menangis dan diketahui penghuni kos lainnya," jelas Wakil Kasat Reskrim Polres Sleman Iptu Aji Pramono.

Aji mengatakan, dalam agedan pertama tersangka memperagakan saat dia tiduran di dalam kamar kosnya. Kemudian tersangka merasa perutnya mules, lalu dia ke kamar mandi. Di kamar mandi itulah tersangka melahirkan sendirian. Setelah melahirkan tanpa dibantu oleh siapapun, pelaku kembali lagi ke dalam kamar kos.

"Karena bayi menangis terus, sehingga tersangka panik dan menutup mulut bayi dengan jari. Sebelum akhirnya membungkus dengan kain dan memasukannya dalam almari," jelasnya.

Rekonstruksi itu, lanjut Aji, digelar untuk mengetahui detail bagaimana pelaku melakukan pembunuhan bayi. Sebab belum semua rangkaian kejadian diceritakan tersangka.

"Untuk motif pelaku melakukan perbuatan tersebut karena merasa malu memiliki bayi yang tidak diketahui di mana ayahnya. Dia juga takut ketahuan orangtuanya," pungkas Aji.

Seperti diberitakan sebelumnya, tindakan itu dilakukan tersangka di kamas kosnya daerah Seturan pada Selasa (5/9) pukul 23.00. Tersangka nekat membunuh banyinya lantaran malu hamil di luar nikah. Usai melahirkan, bayi langsung dibungkus pakai handuk dan disimpan dalam lemari hingga tewas. Kemudian tersangka pergi keluar kos untuk suatu keperluan. Kejadian itu diketahui penghuni kos lain yang curiga ada suara tangis bayi. Setelah pintu kos didobrak, ditemukan bayi di dalam almari. Beberapa saat kemudian tersangka datang dan langsung diamankan teman kosnya untuk diserahkan polisi. Setelah diperiksa, dia ditetapkan sebagai tersangka.(Shn)

MERAPI-SAMENTO SIHONO
Tersangka UI saat menjalani rekontruksi pembunuhan bayi di kamar kosnya.

Related Post