Rangga-Said Hengkang, 2 Pemain Jatim Merapat ke PSIM

Minggu, 01 Oktober 2017 19:21:28 Olah Raga
Dicky Prayoga butuh rekan pemain sayap anyar usai ditinggal Rangga Muslim.

YOGYA (MERAPI) - Kebutuhan pemain di sektor gelandang sayap PSIM Yogya akan segera terpenuhi menyusul rencana kedatangan dua pemain asal Jawa Timur. Dari komunikasi yang dilakukan manajemen PSIM, terdapat dua pemain sayap yang bakal merapat pada sesi latihan Senin (2/10) ini, yakni Ragil Muhammad Badai dan Supriyadi.
Menurut Manajer PSIM, Agung Damar Kusumandaru, dua pemain sayap yang didatangkan tersebut sesuai dengan kebutuhan tim pelatih. “Sebelumnya kami sudah mendatangkan Fachri Muslim, mantan gelandang Persebangga Purbalingga. Itu sesuai kebutuhan tim pelatih. Sedangkan untuk pemain sayap, ada dua yang mau datang dan rencananya bergabung besok (hari ini,red),” terangnya kepada <I>Merapi<P> di Yogya, Minggu (1/10).
Dilanjutkan Agung, untuk pemain sayap yang bakal bergabung yakni Ragil Badai dari PSBI Blitar dan Supriyadi dari Persatu Tuban. “Kami coba mendatangkan keduanya sesuai kebutuhan pelatih. Untuk teknisnya masih menunggu pelatih apakah layak atau sesuai dengan skema permainan atau tidak. Kalau pun masih kurang sesuai, tentu harus cari alternatif. Itu nanti akan kami diskusikan bersama,” lanjutnya.
Terkait nasib Fachri yang sudah datang lebih dulu, Agung mengaku belum melakukan negosiasi kontrak karena belum mendapat rekomendasi dari tim pelatih. “Dari pelatih Fachri belum ada rekomendasi. Kalau sudah ada, tentu akan segera kami nego. Toh untuk mengikat sang pemain agar tidak digunakan oleh klub lain,” akunya.
Disinggung mengenai dua pemainnya yakni Rangga Muslim Perkasa dan Said Mardjan yang ngotot ingin hengkang ke Persebaya Surabaya, Agung mengatakan jika pihaknya akhirnya membukakan pintu keluar. Keputusan tersebut terpaksa diambil manajemen lantaran sang pemain sudah tak memiliki niatan untuk membela Laskar Mataram di babak play off Liga 2 Indonesia 2017.
“Ya mau bagaimana lagi kalau pemainnya sudah tak ingin main di PSIM. Beberapa latihan juga sudah tidak ikut. Sebenarnya memang tidak profesional sikapnya. Namun daripada berlarut-larut kami menahan pemain yang tak memiliki keinginan untuk bertahan di tim, ya sudah terpaksa kami lepas saja. Kami akan memaksimalkan pemain yang punya loyalitas terhadap tim. Selain itu, adanya tambahan pemain ini diharapkan bisa mendongkrak permainan tim pada babak play off nanti,” papar Agung.
Ditambahkan pria yang menjadi Ketua Komisi D DPRD Kota Yogya itu, untuk pendaftaran pemain baru pada babak play off masih diberikan waktu hingga 11 Oktober mendatang. “Untuk pemain baru pendaftarannya hingga 11 Oktober. Jadi saat main pertama pada 9 Oktober mendatang, masih ada waktu. Namun sangat beresiko jika penambahan pemain terlalu dekat dengan waktu pertandingan. Kan butuh adaptasi juga, sehingga ini dibicarakan lebih lanjut dengan pelatih,” imbuhnya.
Sementara itu, Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto mengungkapkan jika untuk penambahan pemain baru, pihaknya memang masih membutuhkan waktu untuk adaptasi. “Beberapa pemain incaran memang kami sodorkan ke manajemen untuk segera didatangkan. Harapannya, pemain-pemain itu segera beradaptasi dengan tim. Karena secara permainan sudah terbentuk, tinggal membenahi di beberapa posisi saja, seperti gelandang bertahan dan sayap,” ungkapnya.
Disebutkan Erwan, untuk pemain baru, akan dilihat perkembangannya dalam beberapa hari ke depan sekaligus mencari lawan ujicoba. “Minggu ini kami rencanakan untuk ujicoba lagi satu kali. Ini bisa untuk melihat permainan pemain baru. Kan penyesuaiannya hanya satu atau dua orang saja, sehingga tak butuh waktu terlalu lama. Setelah itu tinggal pematangan saja, karena ada beberapa pola yang akan kami gunakan,” bebernya. (Oro)
 

Related Post