TERLIBAT PEMBACOKAN, 2 Cah Klitih Dituntut 5 Bulan

BABESATRIA Senin, 16 Oktober 2017 20:13:18 Hukum

 



BANTUL (MERAPI) - Terlibat aksi pembacokan, dua cah klitih, Jnt (18) seorang pelajar kelas 2 SMA dan MY (18) lulusan SMA warga Piyungan Bantul hanya dituntut 5 bulan penjara potong masa tahanan yang dibacakan di muka persidangan PN Bantul, Senin (16/10).


Dalam perkara ini jaksa Dany P Febriyanto SH menjerat terdakwa dengan pasal 170 KUHP karena terlibat pengeroyokan saksi korban Dimas Putra Timur (18) warga Dodogan Jatimulyo Dlingo Bantul.


Atas tuntutan tersebut, kedua terdakwa akan mengajukan pembelaan atau pledoi. Untuk itu majelis hakim diketuai Subagyo SH MHum memberikan kesempatan kepada kedua terdakwa menyiapkan pembelaannya.
 

Seperti terungkap di persidangan, para terdakwa bersama teman-temannya berjumlah 8 orang pada Selasa 4 Juli 2017 pukul 00.30 datang ke Dlingo Bantul untuk melakukan aksi balas dendam. Dengan mengendarai motor dari Piyungan para pelaku menuju ke Dlingo melalui Jalan Jalasutra - Cinomati.
 

Sampai di perempatan Terong rombongan bertemu korban yang saat itu berkumpul sehabis nonton pertandingan voli. Saat itu juga rombongan pelaku menyerang korban dengan senjata tajam. Akibat kejadian itu korban mengalami luka-luka cukup parah.
 

Setelah melakukan aksinya ke sepuluh cah klitih kabur dan beberapa pelaku lain berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Tetapi hanya dua terdakwa diseret ke pengadilan sementara pelaku lain akhirnya berdamai dengan saksi korban dan diselesaikan secara diversi.(C-5)

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
Kedua terdakwa cah klitih saat menjalani persidangan di PN Bantul.

Related Post