SIDANG MEMELIHARA ELANG, Pembela Anggap Pelanggaran Administrasi

BABESATRIA Rabu, 18 Oktober 2017 20:04:41 Hukum



BANTUL (MERAPI) - Tim penasihat hukum Kiki Purwaningsih SH, Pamungkas Hudawanto SH dan Himsar Alfin Trijatmoko SH menilai perbuatan terdakwa pemelihara burung elang dan alap-alap, Irn (33) warga Dusun Ngimbang RT 21 Pendowoharjo Sewon Bantul bukan suatu tindak pidana tetapi pelanggaran administrasi.


"Karena dalam perkara ini terdakwa diajukan ke persidangan karena tidak memiliki izin memelihara elang nongol," ujar Alfin dalam pembacaan duplik di persidangan PN Bantul, Rabu (18/10).
 

Seperti terungkap di persidangan terdakwa, belum pernah mendapat peringatan atau teguran dari pemerintah atau BKSDA dalam memelihara satwa liar. Dengan fakta tersebut perbuatan terdakwa lebih sebagai sebuah pelanggaran administrasi. Dari pelanggan itu lebih diutamakan sanksi administrasi daripada sanksi pidana.


Untuk itu penasihat hukum meminta menolak replik dan tuntutan jaksa penuntut umum dan menerima duplik penasihat hukum. Selain itu penasihat hukum menyatakan dakwaan jaksa batal demi hukum dan membebaskan terdakwa.
Dalam perkara ini semula terdakwa dituntut jaksa Iswahyudi SH selama 6 bulan penjara.

Terdakwa dijerat dengan Pasal 40 ayat 2 jo Pasal 21 ayat 2 huruf c UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Jaksa menilai perbuatan terdakwa dinyatakan bersalah karena memelihara burung atau satwa dilindungi tanpa izin dari pihak berwenang. (C-5)


MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
Penasihat hukum saat membacakan duplik terdakwa di muka persidangan.

Related Post