KPI Buka Posko Pengaduan JKN

BABESATRIA Kamis, 19 Oktober 2017 19:50:17 Hukum





YOGYA (MERAPI) - Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Wilayah DIY membuka Posko Pengaduan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di 3 kabupaten/kota di DIY. Posko tersebut memiliki tugas menerima aduan masyarakat tekait layanan JKN.


“Selama 1 tahun ini sudah melakuan advokasi dan aduan. Aduan kebanyakan karena tidak punya JKN karena orang tak mampu. Jadi kami akan mengusulkan dari tingkat bawah yakni RT dan RW sampai ke Dinsos dan BPJS untuk mendapatkan JKN,” ujar Sekretaris Wilayah (Sekwil) KPI DIY, Halimah Ginting SH di sela-sela sosialisasi dan mediasi briefing di Hotel Galeri Prawirotaman Yogyakarta, Kamis (19/10)
 

Disebutkan, posko pengaduan sampai saat ini tersebar di 3 wilayah yakni di Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul. Untuk wilayah Kabupaten Bantul dan Kulonprogo ditargetkan akan dibentuk tahun depan.
Selama sekitar setahun membuka posko pengaduan, di Gunungkidul tedapat 419 aduan telah diverifikasi yang disetujui 329 aduan. Sementara 38 aduan ditolak karena telah memiliki JKN berupa BPJS mandiri.
 

Untuk kota Yogyakarta ada 26 aduan sebanyak 18 sudah disetujui dan sisanya diusulkan tahun ini. Sementara untuk Kabupaten Sleman ada 74 aduan sudah ada 4 disetujui dan sisanya juga akan diusulkan tahun ini.
 

Ditambahkan, posko pengaduan ini sebagai pilot project KPI DIY dalam membantu masyarakat menghadapi masalah JKN. Karena selama ini masih banyak warga masyarakat bingung menghadapi berbagai masalah ketika sakit dan berhubungan dengan rumah sakit atau pelayanan kesehatan lainnya.
 

"Harapannya semua warga masyarakat terutama warga miskin nantinya memiliki JKN. Selain itu kami juga akan melakukan sosialisasi pola hidup sehat untuk masyarakat luas. Karena pencegahan terhadap masalah kesehatan sangat penting ketimbang mengobati," tegas Halimah. (C-5)


MERAPI-YUSRON MUSTAQIM

Pengurus dan anggota KPI DIY saat sosialisasi dan mediasi briefing di Hotel Galeri Prawirotaman Yogyakarta.

Related Post