PSS DITANTANG PERSIP NANTI MALAM, Menyerang, Menyerang, Menyerang...

Sugiyanto@ Minggu, 07 Mei 2017 22:27:10 Olah Raga
Dirga Lasut bakal jadi jendral lapangan tengah PSS.

SLEMAN (MERAPI)- PSS Sleman bakal ditantang Persip Pekalongan dalam lanjutan grup 3 kompetisi Liga 2 Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (6/5) malam ini. Siapapun yang keluar sebagai pemenang pertandingan ini bakal menempel PSCS di puncak klasemen dengan beda satu poin saja. Untuk itu, PSS bakal menampilkan permainan agresif untuk mengamankan 3 poin.
Pelatih Kepala PSS, Freddy Muli selama latihan persiapan tiga hari terakhir terlihat terus mengasah pola serangan para pemainnya. Ia mencoba skema 4-2-3-1 yang mampu menjelma menjadi 4-3-3 selama persiapan dengan ke pemain bertipe menyerang. "Kami tekankan bermain menyerang dan menyerang. Kalau mau menang ya harus menyerang sejak menit pertama. Kami mau menekan siapa saja yang ada di puncak klasemen lalu merebutnya," kata Freddy Muli.
PSS masih harus bermain tanpa Busari. Freddy Muli akhirnya mau membuka sedikit rahasia taktikalnya malam nanti. Jika gelandang bertahan saat melawan Persibangga dipercayakan pada duet Andik-Arie Sandy, maka di pertandingan nanti malam ia akan menyiapkan Wahyu Sukarta. Menurut Freddy, Wahyu memberi pengaruh positif saat PSS menang atas Persibangga di kandang lawan. Selain Wahyu, Chandra Waskito juga dipastikan akan main sejak menit pertama. Riski Novrianysah di depan juga akan ditopang Dirga Lasut, Imam Bagus dan Rossy Noprihanis.
"Absennya Busari memang sangat memengaruhi tim ini. Tapi, kami sudah siapkan alternatif yang bisa mengobrak-abrik pertahanan mereka. Kito juga sudah mulai menemukan kenyamanannya bermain lagi di lini sayap dengan pergerakannya," sambung Freddy.
Secara terpisah, pelatih Persip, Didik Listiyantoro mengaku makin termotivasi dengan hasil negatif yang diraih PSCS. Sebelumnya, pemuncak klasmen grup 3, PSCS Cilacap ditahan imbang Persibas Banyumas di kandangnya, Rabu (3/5) lalu. Menurutnya, para pemain Persip juga makin menunjukkan grafik bagus selama persiapan beberapa hari terakhir. Target pun bisa berubah. "Target awal seri saja sudah cukup baik. Tapi tidak mustahil bisa menang karena sudah ada tim Liga 2 (PSCS) yang bisa menang di kandang PSS. Pertandingan bakal seru setelah dapat kabar kalau PSCS seri," katanya.
Didik Listiyantoro juga tak sungkan mengungkap siapa-siapa saja yang akan diturunkan demi mewujudkan poin di stadion yang terkenal anker ini bagi tim tamu. Ia masih mengusung formasi 3-5-2 yang sukses mengalahkan Persibat Batang di kandang lawan. Tiga bek tengah: Aan Priyono, Dayat, Fajar dengan lima gelandang: Adik Wibowo, Iwan Wahyudi, Muhammad Ulum, Ediyanto, dan Rozikin, dan dua pemain depan Nur Coyo dan Samuef Sefle juga sudah siap mengubah fotmasinya menjadi 5-3-2 ketika diserang PSS.
Didik yakin formasinya ini akan mematahkan gelombang serangan yang dibangun PSS dari kaki ke kaki. Ia pun yakin bisa mengancam PSS dengan serangan balik mematikan. Menurutnya, kunci pertandingan nanti ada di pertarungan lini tengah. "Kami akan memperkuat lini tengah untuk mematahkan serangan mereka. Kuncinya memang di lini tengah. Beberapa skema sudah kami jalankan dalam latihan dan berjalan dengan baik," janji Didik.
Persip sendiri sudah pernah merasakan keangkeran Stadion Maguwoharjo. Dalam laga persahabatan yang berlangsung 2016 lalu Persip dihancurkan 3-1 lewat tiga gol yang dicetak Riski Novriansyah. Freddy tak mau berkaca pada pertandingan yang sudah lalu. "Tidak bisa jadi patokan. Mereka sekarang lebih baik di bola mati. Makanya jangan kasih mereka kesempatan menyerang karena di pertandingan ini kami harus menang." tegas Freddy Muli.(Des)

 

Related Post