SIDANG PENGANIAAN BAYI, Terdakwa Mengamcam Paman Korban

Sugiyanto@ Senin, 15 Mei 2017 19:33:18 Hukum

BANTUL (MEAPI) – Saksi Tenang menyatakan keponakannya saksi korban Jonathan Miracle telah dianiaya mantan majikannya, terdakwa  AC alias Diduk (35) warga Samalo Patalan Jetis Bantul batal dilakukan hingga mengalamai luka-luka cukup parah.
“Dulu saat bayinya lahir anaknya mulus tanpa cacat. Tetapi kini setelah setahun lebih saya melihat badannya penuh luka yang cukup parah,” ungkap saksi Tenang dalam keterangan di hadapan majelis hakim diketuai Rr Andy Nurvita SH di PN Bantul, Senin (15/5).
Saksi sendiri baru mengetahui luka-luka yang dialami saksi korban setelah mendengar pengakuannya jika dilakukan terdakwa. Bahkan saat saksi berusaha mengklarifikasi perbuatan terdakwa tersebut diminta tak ikut campur.
“Saat saya tanya terdakwa marah-marah. Tak hanya itu, dia mengamcam mau membunuh saya,” lanjut Tenang menjelaskan.    
Diketahui sebelumnya, terdakwa didakwa jaksa Sri Anggaeni SH pada Desember 2015 sampai September 2016 melakukan penganiayaan tehadap saksi korban Jonathan Miracle di beberapa tempat yanki di Klaten, Prambanan dan Grojogan Banguntapan Bantul.
Sebelum melakukan penganiayaan tehadap saksi korban yang berusia sekitar 2 tahun karena Sartini, ibu kandungnya tinggal serumah dengan terdakwa. Perbuatan keji tersebut dilakukan terdakwa karena dinilai keberadaan saksi korban sering membawa sial. Perbuatan tedakwa dijerat dengan pasal 44 ayat 2 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.(C-5)

Related Post