THR Diberikan Paling Lambat H-7

Sugiyanto@ Minggu, 11 Juni 2017 13:43:51 Kulon Progo

WATES (MERAPI) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulonprogo membuka posko pengaduan tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan atau buruh di wilayah ini. THR harus diberikan perusahan paling lambat H-7 jelang Lebaran.
"Posko pengaduan tunjangan hari raya (THR) sudah dibuka sejak awal Ramadan. Kami sudah menyosialisasikannya ke perusahaan-perusahaan, serta serikat buruh di Kulonprogo," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo Eko Wisnu Wardana, Jumat (9/6).
Eko mengatakan, posko pengaduan THR bisa jadi fasilitas bagi kaum buruh untuk melaporkan segala bentuk keluhan terkait haknya menerima THR. "Jadi, para tenaga kerja bisa segera mendatangi posko," ucapnya.
Menurutnya, jika perusahaan tidak melaksanakan kewajibannya, pemerintah setempat melalui instansinya segera melakukan tindakan. Pemberian THR menjadi hak pekerja. "Kami akan memberikan sanksi sesuai aturan bila ada perusahaan yang diketahui tidak memberikan THR," katanya.
Sesuai aturan yang telah ditetapkan, pemberian THR bagi para pekerja paling lambat H-7 jelang hari raya. Disnakertrans juga terus menyosialisasikan hal itu kepada para pengusaha dan serikat buruh. "Sampai saat ini, kami belum menerima keluhan atau pengaduan. Kami juga belum menerima penundaan pemberian THR," katanya.
Anggota Komisi IV DPRD Kulon Progo Priyo Santoso berharap pemkab memantau langsung ke perusahaan-perusahaan di Kulon Progo untuk memastikan pemberian THR. "Jangan sampai buruh tidak mendapatkan haknya yakni THR," harapnya. (*)

Related Post