Kantor Pos Kebanjiran Barang dari LN

Sugiyanto@ Senin, 12 Juni 2017 20:39:41 Sleman
Petugas Kantor Pos Pengolah Plemburan sedang memilah barang sebelum dikirim ke Kantor Pos terdekat.

NGAGLIK(MERAPI)- Menjelang Idul Fitri, Kantor Pos dan Bea Cukai Yogyakarta atau KPPC TMB Yogyakarta kebanjiran kiriman paket barang masuk dari luar negeri (LN). Namun hal itu tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi peak session kiriman menjelang Idul Fitri.
Tapi juga dipengaruhi adanya kebijakan baru dalam hal ini Peraturan Menteri Keuangan (PMK) NO182/PMK.04/2016. Dalam peraturan itu mengatur sejumlah perubahan termasuk pembatasan nilai pembebasan, tarif bea masuk dan mekanisme keberatan dan system aplikasi.
Kepala Kantor Pos Sentral Pengolahan Pos Plemburan Sudiman mengatakan untuk kiriman dalam negeri tercatat kenaikan yang dialami saat ini mencapai angka 30 persen. Sementara untuk barang dari luar negeri kenaikan yang terjadi mencapai angka 10 persen.
"Setiap harinya jumlah barang yang diolah oleh Kantor Pos Pengolah Plemburan mencapai 10.000 barang," ujar Sudiman, Senin (12/6).
Menurut Sudiman penyebab adanya peningkatan barang dari luar negeri yakni adanya pemberlakuan tarif sama yakni 7,5 persen untuk bea barang masuk dari luar negeri. Kemudian untuk pajak selain dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) 10 persen, untuk PPH dikenakan 20 persen.
"Jika tidak memiliki NPWP dan dikenakan 10 persen jika mengantongi NPWP. Dengan kebijakan itu saya berharap masyarakat yang akan memanfaatkan jasa pengiriman paket barang bisa mencantumkan NPWP untuk bisa mendapatkan pengurangan pajak," katanya.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan KPPBC TMPB Yogyakarta Joko Susilo menambahkan, kenaikan jumlah barang masuk dari luar negeri tidak diikuti dengan penurunan kualitas pemantauan. Saat ini di Kantor Pos Pengolahan Plemburan, telah disiapkan tim khusus untuk melakukan deteksi barang dari luar negeri tersebut. (Shn)

Related Post