BERKHASIAT OBAT ALAMI CIPTAAN YANG MAHA KUASA (9-HABIS), Seledri Sebagai Musuh Anemia

Sugiyanto@ Jumat, 16 Juni 2017 13:54:01 Herbal

MESKI kadang terlihat sepele, beberapa bagian dari tanaman ternyata mempunyai khasiat obat alami. Penggunaan bahan-bahan tersebut secara rutin termasuk bagian dari mensyukuri nikmat Tuhan Yang Maha Kuasa.
Sebagai contoh penggunaan daun singkong serta seledri yang bisa dikonsumsi sewaktu-waktu, baik dipadu bahan lain maupun tunggal. Seperti dijelaskan Slamet Muhayat di <I>Merapi<P> edisi sebelumnya, daun singkong pun dapat dijadikan lalapan dengan dimasak dahulu. Ketika diberi bumbu-bumbu alami semakin enak dan tetap mempunyai manfaat kesehatan.
“Banyak jenis bumbu atau rempah alami asal negara kita mampu mendukung kesehatan,” ungkapnya, belum lama ini.
Khususnya daun singkong termasuk bahan alami yang bisa mendukung program diet, sebab daun ini sangat rendah kalori. Alhasil, dengan mengkonsumsi daun singkong akan memberikan efek rasa kenyang. Jika susah BAB, daun singkong mampu mengatasi sembelit dan melancarkan pencernaan. Termasuk juga bisa digunakan sebagai musuh rematik, sakit kepala, luka bernanah, cacingan serta meningkatkan stamina tubuh.
Sementara itu menurut warga Moyudan Sleman Suharjo, tanaman seledri baik daun dan sebagian batangnya sering juga dimanfaatkan masih mentah atau cukup sebagai lalapan. Biasa juga dicampurkan pada berbagai masakan seperti soto dan sup. Bahan alami ini antara lain dipercaya mampu membantu meredam nyeri saraf, tekanan darah tinggi, pengerasan pembuluh darah, menurunkan kolesterol, hepatitis dan anemia.
“Rutin mengkonsumsi seledri dipercaya juga mampu mencegah serangan kanker,” jelas Suharjo.
Beberapa contoh resep ramuan alami berbahan seledri, yakni seledri (100 gram), asparagus (100 gram), wortel (200 gram), jeruk lemon (satu buah), apel (dua buah), air dan madu secukupnya. Cara membuatnya, apel dan wortel dikupas kulitnya. Setelah itu dicuci bersih bersama asparagus dan seledri. Semua bahan dipotong-potong dan segera dijus sampai lumat. Sebelum diminum ditambah madu dan air perasan jeruk lemon.
Jika digunakan sebagai musuh anemia, bisa menggunakan seledri (75 gram), nanas (100 gram), susu segar ( 200 cc) dan madu ( satu sendok teh). Cara membuatnya, seledri dan nanas dicuci bersih lalu dipotong-potong. Setelah itu diblender atau dijus sampai lumat. Hasilnya ditambah susu segar dan madu. Segera diminum setelah diaduk sampai rata. Adapun kandungan, zat apigenin yang ada di dalam seledri antara lain dan peterseli, dapat mempengaruhi hormon esterogen pada wanita untuk mencegah kanker payudara.
Tanaman seledri yang mempunyai tampilan serta aroma khas ini mempunyai nama ilmiah <I>Apium graveolens<P>. Cara membudidayakan, antara lain dapat di tanah langsung, plastik polibek, bekas toples dan pot. Ada lagi yang menerapkan model hidroponik. Pemanfaatan di bidang masakan, selain semakin menambah nikmatnya suatu masakan, seledri juga mengandung berbagai gizi yang dibutuhkan tubuh dan berdampak positif bagi kesehatan, misalnya ada protein, zat kalsium, zat besi, manitol serta <I>nocotonic acid<P>. Ketika tak menanam sendiri, seledri pun cukup mudah diperoleh di warung sayur serta pasar. Bahkan sejumlah swalayan menyediakan seledri organik dengan harga lebih tinggi. (Yan)

Related Post