BERBAGI TAKJIL BUKA PUASA, PaSToe Gaungkan Kebersamaan dan Solidaritas

Sugiyanto@ Senin, 19 Juni 2017 15:30:52 Yogyakarta
Paguyuban PaSToe alumni SMA Bopkri 1 Yogyakarta seusai berbagi takjil keliling.

GONDOKUSUMAN (MERAPI) - Paguyuban Anak IPS Satoe (PaSToe) alumni SMA Bopkri 1 (Bosa) Yogyakarta bersama SMPK Damai Jakarta menggelar bakti sosial dengan membagikan 600 nasi bungkus untuk berbuka puasa, Minggu (18/6). Takjil tersebut dibagikan kepada tukang becak, juru parkir, tukang sapu jalan, petugas kepolisian, penjaga halte bus dan tukang tambal ban di beberapa titik di Kota Yogyakarta.
PaSToe membagikan takjil dengan cara berkeliling, dimulai dari SMA Bosa, UKDW, Jalan Jendral Sudirman, Mirota Kampus, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gayam, Jalan Profesor Yohanes, Jalan Cik Di Tiro dan kembali ke SMA Bosa.
Kordinator baksos, Alex Heru mengatakan, berbagi takjil dilakukan dalam rangka kegiatan sosial yang rutin digelar PaSToe. "Momen Ramadan kiranya pas untuk berbagi. Menurut kami solidaritas dan kebersamaan sangat penting dan kami wujudkan bengan cara berbagi," ungkapnya saat ditemui <I>Merapi<P> seusai membagikan takjil di SMA Bopkri 1.
Sebanyak 15 orang anggota PaSToe mengikuti bagi-bagi takjil ini dan dikomando kordinator lapangan antara lain, Nita, Si Jink, Black dan Agung Nay. "Sesuai dengan nama paguyuban kami, PaSToe. Nama dan cara penulisannya mengandung makna keberagaman, huruf kecil tiga huruf besar tiga yang artinya adalah sama rata sama rasa. Kami tidak membeda-bedakan," ujar Alex.
Kordinator lapangan, Agus Tiyono mengatakan, PaSToe selalu menggelar bakti sosial dalam even tertentu setiap hari besar umat beragama. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan akan menyesuaikan momen tertentu. Namun, paguyuban tidak mau membeda-bedakan dalam berbagi kebaikan. Hal tersebut merupakan wujud nyata PaSToe dalam rangka mewujudkan persatuan dan kerukunan.
Sebagai informasi, PaSToe merupakan paguyuban sosial yang berdiri sejak 29 November 2009 dan terdiri atas alumni IPS SMA Bopkri 1 tahun 1986. Kegiatan sosial yang telah dilakukan antara lain, membantu korban longsor di Kulonprogo, baksos ke berbagai panti asuhan, membantu korban erupsi gunung Merapi dan menggelar baksos setiap hari besar berbagai agama. PaSToe memiliki semboyan 'Kita semua sama dan harus saling membantu sesama manusia tanpa memandang suku, agama, golongan maupun status'.(C-2)
 

Related Post