Tanggulangi Narkoba, Pengawasan Paket Diperketat

Sugiyanto@ Senin, 19 Juni 2017 15:34:22 Yogyakarta
Adi Subagyo

GONDOKUSUMAN (MERAPI) -Peredaran narkotika lewat perusahaan ekspedisi terus dijajal pengedar atau kurir narkoba. Aksi untung-untungan itu cenderung sulit dilakukan lantaran pihak ekspedisi kian memperketat pengawasan terhadap paket yang keluar dan masuk lewat jasa pengiriman.
“Kami berkomitmen menanggulangi peredaran narkoba di Yogya. Oleh karenanya, setiap barang yang keluar harus dibongkar terlebih dahulu untuk memastikan kesamaan dengan yang disampaikan pelanggan,” kata Kepala Cabang JNE Yogyakarta, Adi Subagyo kepada <I>Merapi<P> di Yogya, Jumat (16/6).
Menurutnya, pengiriman paket narkoba cenderung menurun seiring makin ketatnya pengawasan yang dilakukan pihak JNE. Pihaknya memiliki kewenangan untuk membuka paket yang akan keluar jika terdapat kejanggalan barang maupun perilaku pengirimnya. “Kami prihatin peredaran narkoba di Yogya sangat tinggi. Kami bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY berupaya meminimalisir peredaran narkoba tersebut lewat pengawasan paket,” ujarnya.
Adi menambahkan, pihaknya senantiasa mengirimkan karyawannya untuk mendapat pembekalan dari BNNP DIY. Karyawan dituntut cermat dalam mengawasi dan mengenali gelagat pelanggan. “Pernah kami mendapat pelanggan yang gelagatnya mencurigakan. Dia bilang paketnya isi sepatu. Tapi begitu kita buka, di dalam sepatu ada barang terlarang,” ujarnya. Pihaknya pun sering dihubungi kepolisian untuk menahan paket yang masuk karena isinya narkoba.
Selain narkoba, pihaknya juga mewanti-wanti masyarakat untuk mewaspadai penipuan online. Pihaknya kerap mendapat keluhan dari warga lantaran isi paket tidak sesuai seperti yang diharapkan pembeli dari penjual online. Menurut Adi, saat ini banyak pemalsuan resi kiriman. “Modusnya, resi itu diedit. Nama disesuaikan dengan penerima, tapi nomor kode sudah pernah dipakai orang lain. Biasanya pembeli percaya begitu saja,” katanya.
Oleh karenanya, pihaknya mengimbau masyarakat jangan tergiur dengan harga murah yang ditawarkan secara online namun tidak jelas rekam jejak penjualnya. Pilihlah penjual online terpercaya yang biasanya menyertakan pembayaran lewat market place atau via rekening bersama.
Head of Regional JNE Jawa Tengah-DIY, Marsudi mengemukakan, pengiriman paket meningkat pesat seiring bisnis online yang menggeliat. Khusus untuk bulan Ramadan tahun ini, peningkatan pengiriman paket sudah terjadi H-14 Lebaran. Padahal tahun lalu, lonjakan kiriman baru terjadi H-7. <B>(Son)<P>

Related Post