Galau, Memilih Jalan Pintas

Sugiyanto@ Senin, 19 Juni 2017 18:59:08 Cerita Misteri

WAKTU menunjukkan pukul delapan malam. Mbak Kini (bukan nama sebenarya) belum berniat menutup salonnya. Dia masih berharap ada satu-dua pelanggannya datang. Jalan di depan tempat usahanya sepi. Hanya sesekali ada kendaraan lewat. Maklum, hujan sejak sore belum juga mereda.
Harapan Mbak Kini terpenuhi. Tiba-tiba muncul seorang gadis berambut sebahu. Tanpa basa-basi terus saja mapan, duduk di kursi menghadap kaca besar. “Dipotong cepak, Mbak!” ujar gadis tersebut.
Dengan senyum ramah Mbak Kini memenuhi permintaan gadis tersebut. Bagi Mbak Kini yang yang sudah sembilan tahun terjun di dunia per-salon-an, tidak sulit untuk memenuhi permintaan pengguna jasanya.
Dengan cekatan tangannya mengoperasionalkan alat-alat cukurnya. Dan jadilah…, gadis yang semula berambut panjang sebahu itu menjadi gadis berambut potongan cepak. Dengan penampilan barunya itu, dia tampak menjadi lebih cantik, modis dan energik.
Gadis itu tampak sangat puas. Berlama-lama dia pandangi wajahnya di kaca besar di hadapannya. Selesai mengucap terimakasih, gadis itu, klepat pergi. Berlari menyeberang jalan dan terdengar suara disertai tawanya: “Hi hi hi hiiii! Aku tambah cantiiik! Mas Gowok kembaliah padaku!” Suara itu akhirnya hilang ditelan gelapnya malam. Mbak Kini jadi teringat peristiwa seminggu lalu di Bandongan, desa tetangganya.
Pagi itu desa Bandongan geger. Seorang gadis warga desa bernama Lala (nama samaran) kedapatan tewas gantung diri di pohon sawo dekat rumahnya. Murni (juga nama samaran), teman dekat kurban, sedikit banyak tahu ihwal Lala berbuat nekat seperti itu. Hari-hari terakhir, Lala sering curhat kepada Murni.
Lala, gadis pendiam itu telah empat tahun menjalin cinta dengan pemuda bernama Gowok (nama samaran), bekas kakak kelasnya. Jalinan cinta itu putus hanya karena masalah rambut. Gowok menginginkan rambut Lala dipotong model cepak. Agar tampak modis. Sedang Lala bersikukuh dengan rambut panjang sebahunya.
Semula Lala masih berharap cowoknya akan kembali kepadanya. Dia mengira Mas Gowok hanya akan memutus sementara waktu.
Namun dengan berjalannya waktu, Gowok yang ditunggu- tunggu itu tak kunjung kembali. Karena nalar cupet dan galau yang berkepanjangan, Lala akhirnya mengambil jalan pintas…, gantung diri! (FX Subroto)

Related Post