Lidah Buaya Gempur Batuk

Sugiyanto@ Selasa, 20 Juni 2017 16:39:39 Herbal
Lidah buaya mudah diperbanyak dan berkhasiat.

TANAMAN lidah buaya senang menyukai tempat berhawa panas. Ketika ditanam di tanah langsung maupun pot bisa tumbuh dengan baik. Apalagi dengan perawatan yang maksimal. Selain dijadikan tanaman hias, lidah buaya juga dikenal sebagai tanaman berkhasiat obat.
Manfaatnya sebagai penyubur rambut sudah cukup memasyarakat. Cara membuatnya, dua pelepah lidah buaya dicuci bersih lalu dikupas. Bagian isi pelepah (berwujud jel) digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Saat digunakan tidur dibungkus dengan kain dan keesokan harinya rambut dibilas. Cara ini dilakukan setiap hari selama tiga bulan, semoga bisa menunjukkan hasil yang maksimal.
Lain halnya jika digunakan sebagai penggempur batuk membandel. Caranya cukup meramu: 20 gram daun lidah buaya lalu dicuci bersih. Selanjutnya dikupas, dipotong-potong dan ditambah 2 sendok makan madu murni. Minum ramuan ini 2 kali sehari dan dilakukan selama 10 hari. Adapun sebagai penurun kadar gula darah, yakni membutuhkan 1 pelepah lidah buaya ukuran besar. Setelah itu dicuci bersih dengan mengupas kulit dan durinya. Direndam sekitar 30 menit dalam air garam. Lalu diremas sebentar dan dibilas di bawah air yang mengalir. Rebus dengan 3 gelas air sampai  mendidih. Dalam keadaan hangat/dingin, hasil ramuan diminum sebanyak 1/2 gelas, 2 kali dalam sehari.
Jika terserang sembelit, cara membuat ramuan setengah batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Bagian isinya dipotong kecil-kecil lalu diseduh dengan setengah gelas air masak. Ditambah 1 sendok makan madu dan dimakan 2 kali sehari. Untuk membantu melawan ambeien, setengah batang daun lidah buaya dibuang durinya.Lalu dicuci, diparut dan diberi setengah gelas air panas. Diperas dan ditambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, diminum 3 kali sehari.
Ciri tanaman lidah buaya, antara lain berdaun agak runcing, tebal, getas dan tepinya bergerigi/ berduri kecil. Batangnya biasa tertutup daun-daunnya yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. Melalui batang tersebut akan muncul tunas-tunas atau menjadikan anakan. Rata-rata perbanyakkan cukup dengan memisahkan anakannya. (Yan)


 

Related Post