SELAMA LIBURAN IDUL FITRI, 9 Wisatawan Terseret Ombak Diselamatkan SAR

Sugiyanto@ Selasa, 04 Juli 2017 16:03:16 Gunungkidul

WONOSARI (MERAPI)– Ombak kawasan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul dari Baron,Kukup,Drini, Sepanjang  dan Krakal selama seminggu  liburan Idul Fitri    mengganas dengan ketinggian gelombang mencapai 3-4 meter dan menimbulkan bahaya bagi wisatawan maupun warga yang beraktivitas di laut.  Tim SAR  Linmas Korwil I dan  II Gunungkidul mencatat  ada 9 wisatawan Pantai Siung,  Drini, Sepanjang, Baron  dan Krakal terseret ombak dan seluruhnya bisa diselamatkan. Dari 9 wisatawan terdapat dua orang mengalami patah tulang karena bagian kakinya terjepit batu karang dan dalam perawatan RSUD Wonosari.”Beruntung antisipasi pengamanan sudah kita lakukan sejak Hari Raya Idul Fitri  sehingga korban jiwa berhasil dicegah,” kata Koordinator Tim SAR Linmas Korwi I Dan II  Sunu Handoko Bayu Segoro Sip dan Marjono Senin  (3/7).

Ke 9 wisatawan pantai yang berhasil diselamatkan tersebut masing-masing menjalani perawatan di RSUD Wonosari   masing-masing tercatat sebagai Warga Boyolali, Semarang, Jawa Tengah , dari beberapa warga Jawa Timur, Serang, Tangerangtu  Propinsi Banten dan satu diantaranya bernama Anggi (13) warga Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, DIY. Dengan lokasi kejadian di  Pantai Siyung,Tepus dan beberapa lokasi di pantai  Tanjungsari.  Dari kedua korban dua diantaranya mengalami patah kaki yang kini dalam perawatan RSUD Wonosari. “Dari 9  korban selamat tinggal satu orang yang masih dirawat di rumah sakit,” imbuhnya.

Ditambahkan  Suyanto (30) salah satu anggota tim SAR    peristiwa ini berawal ketika  para korban bersama rombongan, bermain-main air di pinggir pantai. Awalnya hanya di pinggiran bibir pantai tetapi karena terlalu asyik lupa dan akhirnya berada pada garis larangan berpotensi bahaya.  Saat itulah  tiba-tiba datang ombak besar dan menggulung para  wisatawan yang nekat mandi  dan berenang di laut. Beruntung kejadian itu cepat diketahui tim SAR yang disiagakan sepanjang pantai hingga nyawa para korban terseret ombak ini berhasil diselamatkan. .

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Budiharjo MH mengingiatkan, kondisi laut tidak sedang terjadi gelombang pasang saja, pantai selatan berbahaya.Karena itu dia meminta wisatawan tidak bermain air dan mandi maupun berenang di laut. Ombak pantai selatan kondisinya labil dan sulit diprediksi dan jangan sampai terjadi akan berwisata justru mendapat musibah. “Kami berharap seluruh wisatawan pantai mematuhi  larangan agar terhindar dari bahaya,” terangnya.(Pur)

Related Post