DILAPORKAN MENIPU 10 MILIAR, Pemilik PT Kalimilk Lapor Balik

Sugiyanto@ Selasa, 18 Juli 2017 16:42:14 Hukum
Fauzan Rachmansyah SH pemilik PT Kalimilk Indonesia (kiri) didampingi Kuasa Hukumnya menunjukkan bukti laporannya ke Polda DIY

SLEMAN (MERAPI) - Fauzan Rachmansyah SH (34) selaku PT Kalimilk Indonesia didampingi Kuasa Hukumnya Zahru Arqom SH, Jumat (14/7) sore mendatangi Polda DIY guna melaporkan Sukron Hadiwijaya terkait tuduhan tindak pidana penipuan uang sebesar Rp 10 miliar yang dialamatkan kepadanya. Keputusan itu diambil setelah sejumlah mediasi belum menemukan titik temu, sekaligus sebagai respon balik atas aduan terlapor ke Bareskrim pada 20 Februari 2017 lalu.
“Klien kami telah melaporkan saudara Sukron Hadiwijaya atas pencemaran nama baik di Polda DIY untuk selanjutnya dapat dilakukan upaya penegakkan hukumnya,” terang Zahru Arqom.
Diungkapkan, dasar laporan yang dilayangkan kliennya ke Polda DIY adalah menyingkapi sekaligus merespon balik atas laporan yang dilakukan oleh Sukron Hadiwijaya yang menyebutkan bahwa Fauzan Rachmansuah SH selaku pemilik PT Kalimik Indonesia telah melakukan penipuan uang sebesar Rp 10 miliar. Menurutnya, laporan tersebut adalah bersifat mengada-ada (illusionir secara hukum) serta tidak berdasarkan fakta-fakta.
“Atas dasar itulah klien kami melaporkan balik pelapor tersebut,” sambung Zahru.
Sementara, dijelaskan Fauzan Rachmansyah, justru pelapor berdasarkan kesepakatan bersama  untuk kerjasama mengembangkan usaha bisnis yang belum memenuhi kewajiban sepenuhnya , sehingga usaha tersebut mengalami kerugian dan tidak berkembang.
“Berdasarkan kesepakatan awal secara bersama-sama, justru Sukron Hadiwijaya yang belum memenuhi kewajiban sepenuhnya, membuat usaha yang kami jalani mengalami kerugian dan  rugi besar sekaligus usaha ini tidak dapat berkembang,” papar Fauzan.
Sementara, laporan yang sudah diadukan ke Bareskrim Polri pada 20 Februari 2017 lalu terlapor secara terang-terangan menyebutkan dan menggelar jumpa pers dihadapan wartawan jika terlapor telah ditipu sebesar Rp 10 miliar oleh Fauzan Rachmansyah selaku pemilik PT Kalimilk Indonesia yang berdosmisili di Yogyakarta.
“Bahwa penegakkan hukum pidana mengedepankan asas praduga tak bersalah, sehingga kalimat yang dilontarkan dan sudah termuat disejumlah media, bahwa telah menipu Rp 10 miliar dengan menyebut nama dan nama bisnis klien kami telah mendiskreditkan dan merugikan klien kami,” urai Zahru Arqom.(Fin/Met)

 

Related Post