TINGKATKAN KUALITAS MANAJEMEN DAN SDM, 15 Persen Koperasi di DIY Tak Sehat

Sugiyanto@ Minggu, 23 Juli 2017 16:18:21 Gunungkidul
 Gatot Saptadi menyerahkan penghargaan koperasi berprestasi

WONOSARI (MERAPI) - Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Gatot Saptadi mengungkapkan, sampai sekarang pemerintah konsentrasi untuk merehabilitasi dan menyehatkan koperasi. Artinya pemerintah berupaya meningkatkan kualitas koperasi agar menjadi lebih sehat. Karena sebanyak 15 persen koperasi di DIY dalam kategori tidak sehat.
“Usahanya melalui pendampingan, bagaimana tentang manajemen, bisnis, sumber daya manusia hingga partisipasi anggota,” kata Gatot Saptadi usai mengikuti Upacara Hari Koperasi 70 yang dipusatkan di Alun-alun Wonosari, Kamis (20/7).
Rangkaian kegiatan dihadiri Wakil Bupati Drs H Immawan Wahyudi, Ketua Dewan Koperasi Pimpinan Wilayah (Dekopinwil) DIY Syahbenol Hasibuan, Ketua Dekopinda Gunungkidul H Moebari, muspida, perwakilan kabupaten dan kota. Ketika membacakan sambutan Gubernur, Gatot mengungkapkan, koperasi di DIY diharapkan mampu tumbuh dan berkembang kuat. Sehingga mampu untuk menyejahterakan anggota dan masyarakat. “Koperasi berperan nyata dalam pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
Bersamaan dibuka pasar rakyat dan diserahkan penghargaan kepada 15 koperasi berprestasi kategori Koperasi Simpan Pinjam juara 1-3, KSPPS Prima Artha Sleman, Kopdit Mulia Kulonprogo dan KSPPS BMT Dana Insani Gunungkidul. Koperasi Konsumen juara 1-3,KPRI Tunas Harapan Gunungkidul, Kopkar Sejahtera MLTS Kota Yogyakarta dan Kopma UNY. Kategori Koperasi Produsen juara 1-3, Kop ISM Gempita Mandiri Kulonprogo, Kop Sarono Makmur Sleman dan KSU Sidokaton Bantul. Kategori Koperasi Jasa juara 1-3,  KSU Swaloka Sleman, KSU Makmur Kulonprogo, dan KUD Tani Rejo Bantul. Kategori Koperasi Pemasaran juara 1-3 Kop AMMKY Yogyakarta, KSU Lansia Sleman dan Kop BMT Bina Sejahtera Kulonprogo.(Ded)
 

Related Post