Berita  

Bansos PKH Cair Mei 2022, Ini Cara Cek Data Kemensos Di Cekbansos.kemensos.go.id

Lihat di bawah untuk cara memeriksa penerima bantuan sosial PKH Tier 2, kriteria penerima, jumlah bantuan sosial dan kewajiban penerima.

Program bantuan sosial Keluarga Harapan (PKH) dan Pangan Pokok/ Non Tunai (BPNT) memasuki tahap pembayaran pada Mei 2022.

Bantuan sosial PKH disalurkan kepada penerima manfaat melalui Himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA) dan dibayarkan langsung melalui ATM dan E-warong terdekat.

PKH merupakan program bantuan tunai tahunan yang disalurkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).

Penyaluran bansos PKH sudah memasuki tahap kedua, dengan penyaluran triwulanan (setiap 3 bulan sekali), seperti April, Mei dan Juni dengan mengutip akun Instagram kemensosri.

Untuk lebih jelasnya, lihat penyaluran bantuan sosial tahap PKH.

Fase 1: Januari, Februari, Maret

Fase 2: April, Mei dan Juni

Fase 3: Juli, Agustus, September

Tahap 4: Oktober, November, Desember.

Program Bantuan Sosial PKH bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup melalui diversifikasi akses pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Bagaimana mengidentifikasi penerima bantuan sosial dari PKH

1. Buka halaman cekbansos.kemensos.go.id.

2. Masukkan alamat: “Provinsi “, “Kabupaten “, “Kecamatan “, “Desa “.

3. Kemudian isikan nama penerima program bansos PKH.

4. Kemudian masukkan huruf kode pada kolom tersebut.

5. Tekan tombol “Pemulihan data”.

Sistem memproses pencarian sehingga ditampilkan data penerima bantuan sosial dengan pengenal terkait.

Penerima manfaat PKH sejahtera dapat diidentifikasi secara mandiri dengan nama-nama yang tertera di laman Cekbansos.kemensos.go.id.

Jumlah bantuan

1. Ibu hamil Rp. Didukung oleh 750.000/bulan (3.000.000 rupee/tahun).

2. PAUD (0-6 tahun) disubsidi Rp 750.000/bulan (Rp 3.000.000/tahun).

3. Siswa SD/Anak Sederajat Rp. Didukung dengan harga 225.000/bulan (900.000 rupee/tahun).

4. Siswa Madya/sederajat Rp. Dapatkan subsidi 375.000/bulan (1.500.000 rupee/tahun).

5. Siswa SMA/setara Rp. Dapatkan dukungan sebesar 500.000/bulan (2.000.000 rupee/tahun).

6. Orang tua di atas 70 tahun adalah Rs. Ini didukung oleh 600.000/bulan (2.400.000 rupee/tahun).

7. Cacat berat Rs. Ini didukung oleh 600.000/bulan (2.400.000 rupee/tahun).

Standar Penerima Bantuan Sosial PKH

Menurut Kementerian Sosial Republik Indonesia, beberapa kriteria penerima bantuan sosial dari PKH adalah:

Komponen kesehatan

1. Wanita hamil

Dukungan diberikan untuk maksimal dua kampanye.

2. Masa kecil

Anak-anak antara usia 0 dan 6 tahun, dengan maksimal dua anak.

komponen pendidikan

1. Setara dengan SD/MI

Untuk anak-anak antara usia 6 dan 12 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

2. Sederajat SMP/MT

Ini ditujukan untuk anak-anak berusia antara 6 dan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

3. SMA/MA sederajat

Ini ditujukan untuk anak-anak berusia antara 6 dan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

komponen kepedulian sosial

1. Lansia di atas 70

Ini adalah penerima manfaat terbesar dari manusia dan keluarganya.

2. Sangat cacat

Penerima manfaat maksimal bagi individu dan keluarga (bagi penyandang disabilitas fisik dan mental).

Tanggung Jawab Penerima PKH (KPM)

Penerima bantuan sosial PKH yang disebutkan di laman pkh.kemensos.go.id wajib menggunakan dana bantuan tersebut.

Bidang kesehatan bertanggung jawab untuk:

pemeriksaan kebidanan untuk ibu hamil;

memberikan nutrisi

Imunisasi dan berat badan anak balita dan anak prasekolah.

Komitmen di bidang pendidikan adalah:

Pendaftaran dan pendaftaran anggota keluarga PKH pada satuan pendidikan sesuai jenjang sekolah dasar dan menengah.

Tanggung jawab perawatan sosial meliputi:

Lansia di atas 70 tahun:

Melakukan pemeriksaan kesehatan, mendapatkan pelayanan kesehatan di Santon Health Center for Lansia, dan melakukan kegiatan sosial seperti senam kebugaran minimal setahun sekali.

cacat:

Memberikan perlindungan kepada keluarga/wali, perawatan dan pemeriksaan kesehatan bagi penyandang disabilitas berat minimal setahun sekali.

(/ Unita Ramayaanti)

Artikel lain yang terkait dengan bantuan sosial