Cara Mencegah HIV/AIDS: Hindari Obat-obatan, Lakukan Tes HIV-IMS Secara Rutin, Dan Bicarakan Dengan Dokter Anda

– Dikenal juga dengan sebutan Human Immunodeficiency Virus atau HIV, merupakan virus yang merusak kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan rusak dengan menghancurkan jenis sel darah putih yang membantu tubuh melawan infeksi.

Akibatnya, orang dengan HIV berisiko terkena infeksi serius dan penyakit kronis tertentu.

AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah tahap akhir dari infeksi HIV.

AIDS dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh sangat terganggu oleh serangan virus.

Mengutip laman Surabaya.go.id, HIV/AIDS ditularkan melalui dua jalur: cairan kelamin dan darah.

Oleh karena itu, transfer dapat melalui:

– Sering berganti pasangan

– Jika homoseksual dan heteroseksual melakukan hubungan seks berisiko

– Penggunaan jarum suntik obat secara bersamaan

– Wanita hamil dengan HIV/AIDS menularkan ke janinnya melalui plasenta.

Mengutip Healthline, penularan HIV dapat terjadi melalui:

– darah

– penerbang

– Cairan vagina dan anal

– Namun

Virus ini tidak menyebar melalui udara, air, atau kontak biasa.

Cara mencegah HIV/AIDS

Masih mengutip halaman yang sama, ada banyak cara untuk mencegah penularan HIV/AIDS.

Tribunnews berikut merangkum beberapa cara pencegahan penularan HIV/AIDS.

1. Penggunaan kondom kontrasepsi

Selain alat kontrasepsi, kondom dapat mencegah penularan HIV dan infeksi menular seksual (IMS) lainnya.

Kondom juga mencegah pertukaran cairan selama hubungan seksual.

Perlu diingat bahwa air mani (yang keluar sebelum ejakulasi pria) juga dapat mengandung HIV.

2. Hindari penggunaan obat-obatan, terutama dengan suntikan.

HIV dapat ditularkan melalui darah dan dapat menyebar dengan menggunakan zat yang bersentuhan dengan darah orang yang terinfeksi HIV.

3. Pilih pasangan seksual Anda dengan bijak

Dalam beberapa kasus, orang dengan banyak pasangan seksual memiliki risiko penularan HIV/AIDS yang lebih tinggi.

Setiap pasangan memiliki riwayat seksual yang mungkin juga berhubungan dengan pasangan lain.

Ini bisa menjadi usaha yang aman bagi mereka yang monogami atau hanya memiliki satu kehidupan seks.

4. Lakukan tes HIV dan PMS

Tes HIV dan IMS harus dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan dan mencegah penularan kepada orang lain.

Disarankan agar Anda melakukan tes dengan pasangan Anda untuk memastikan Anda tidak berisiko menularkan HIV dan IMS satu sama lain.

5. Konsultasikan dengan dokter Anda

Orang yang berisiko tinggi tertular HIV harus berbicara dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan mereka tentang profilaksis pra pajanan (PrPP).

PrPP melibatkan penggunaan obat HIV tertentu setiap hari untuk mengurangi risiko terinfeksi melalui hubungan seks atau melalui penggunaan narkoba.

(, Renald)