Berita  

Cara Merubah TV Analog Ke Digital TV Phase 2 Stop Broadcast 25 Agustus 2022

– Begini cara mengganti TV analog ke TV digital.

Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kemkominfo) menghentikan siaran TV analog atau ASO (Analog Switch Off).

ASO (Analog Switch Off) tahap kedua akan dilaksanakan pada hari Kamis (25 Agustus 2022).

Hal ini diatur dalam peraturan yang ditetapkan oleh Menteri Informasi dan Komunikasi. Diubah dengan Peraturan Kementerian Komunikasi dan Komunikasi pada tanggal 6 Juni 2021. Disiarkan pada bulan November 2021.

Peraturan tersebut juga mencakup tiga tahap penghentian siaran TV analog (tahap 1 pada 30 April 2022, tahap 2 pada 25 Agustus 2022, dan tahap 3 pada 2 November 2022).

Kominfo mengimbau masyarakat segera mengganti siaran TV analog dengan TV digital.

Sebelumnya, Anda harus memastikan TV Anda masuk dalam daftar perangkat bersertifikat.

Bagaimana cara mengetahui apakah TV Anda digital

Berikut cara mengecek apakah TV Anda digital, seperti dikutip dari Indonesiabaik.id.

Cara mengubah TV analog ke TV digital

Cari tahu cara mengubah TV analog yang Anda laporkan ke TV digital di kominfo.go.id.

Pindai ulang program siaran terlebih dahulu.

Jika pesawat televisi Anda sudah menggunakan tuner standar DVBT2, televisi digital Anda dapat secara otomatis menangkap dan menyiarkan program siaran TV digital.

2. TV Analog memerlukan perangkat tambahan yang disebut Set Top Box (STB) DVBT2 untuk menangkap sinyal TV digital.

Berikut daftar daerah/kota yang dihentikan siaran TVnya sejak 30 April 2022, dikutip dari broadcastdigital.kominfo.go.id.

1. Aceh 1 (Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh);

2. Aceh 2 (segala penjuru),

3. Aceh – 4 (PD Kabupaten, Kabupaten Bieren, PD Jaya,)

4. Aceh – 7 (Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe)

5. Sumatera Utara – 2 (Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjung Balai)

6. Sumatera Utara – 5 (Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat)

7. Sumatera Barat – 1 (Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman)

8. Riau – 1 (Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru)

9. Riau – 4 (Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kota Dumai,

10. Jambi – 1 (Kabupaten Tangari, Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi, Kabupaten Saroranggun)

11. Sumatera Selatan – 1 (Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Palembang)

12. Bengkulu – 1 (Kota Bengkulu Kabupaten Bengkulu Tengah,

13. Lampung – 1 (Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringeu, Kota Bandar Lampung, Kota Metro)

14. Kepulauan Bangka Belitung – 1 (Kabupaten Bangka Tengah, Kota Pangkal Pinang)

15. Kepulauan Riau 1 (Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang);

16. Jawa Barat-2 (Kabupaten Garut),

17. Jawa Barat – 3 (Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kota Cirebon,

18. Jawa Barat – 4 (Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya);

19. Jawa Barat – 7 (Kabupaten Cianjur)

20. Jawa Barat – 8 (Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang,

21. Jawa Tengah – 2 (Kabupaten Blora)

22. Jawa Tengah – 3 (Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, Kota Tegal);

23. Jawa Tengah – 6 (Kabupaten Lembang, Kabupaten Partai, Kabupaten Zepara),

24. Jawa Tengah – 7 (Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Brebes,

25. Jawa Timur – 3 (Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep);

26. Jawa Timur – 4 (Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso)

27. Jawa Timur – 5 (Kabupaten Situbondo),

28. Jawa Timur – 6 (Kabupaten Banyuwangi),

29. Jawa Timur – 10 (Kabupaten Pacitan),

30. Banten 1 (Kab. Serang, Kota Cilegon, Kota Serang),

31. Banten – 2 (Kabupaten Pandeglang),

32. Bali (Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kota Denpasar)

33. Nusa Tenggara Barat – 1 (Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kota Mataram)

34. Nusa Tenggara Timur – 1 (Kabupaten Coupang, Kota Coupang)

35. Nusa Tenggara Timur – 3 (Bupati Timor Timur Tengah Utara),

36. Nusa Tenggara Timur – 4 (Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka),

37. Kalimantan Barat – 1 (Mempa dan Kabupaten, Kabupaten Kuburaya, Kota Pontianak)

38. Kalimantan Selatan – 2 (Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Balangan)

39. Kalimantan Selatan – 3 (Kabupaten Kota Bharu)

40. Kalimantan Selatan – 4 (Kabupaten Tabalong)

41. Kalimantan Tengah – 1 (Kabupaten Pulang Pisa, Kota Palangkaraya)

42. Kalimantan Timur 1 (Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, Kota Bontang)

43. Kalimantan Timur – 2 (Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan).

44. Kalimantan Utara 1 (Kabupaten Burungan, Kota Tarakan);

45. Kalimantan Utara 3 (Kabupaten Nunukan).

46.​​Sulawesi Utara – 1 (Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon)

47. Sulawesi Tengah – 1 (Kota Palu, Kabupaten Sigi)

48. Sulawesi Selatan – 1 (Kabupaten Takalar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Kepulauan Pangkajene, Kota Makassar)

49. Sulawesi Tenggara – 1 (Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Utara, Kota Kendari, Kabupaten Kepulauan Konawe)

50. Gorontalo – 1 (Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bon Bolango, Kabupaten Gorontalo Utara, Kota Gorontalo, Kabupaten Bolemo)

51. Sulawesi Barat – 1 (Kabupaten Mamuju)

52. Maluku – 1 (Kabupaten Seram Barat, Kota Ambon,

53. Maluku Utara – 1 (Kabupaten Halmahera Barat, Kota Ternate)

54. Papua – 1 (Kota Jayapura, Kabupaten Kirom, Kota Jayapura)

55. Papua Barat – 1 (Kota Sorong, Kabupaten Sorong)

56. Papua Barat – 4 (Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak)

(/Pondra Puger)