Gejala Cacar Air Monyet: Ruam Seperti Cacar Air, Demam, Kelelahan, Sakit Kepala

– Monkeypox adalah penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi virus Monkeypox.

Gejala cacar monyet mirip dengan cacar, tetapi ringan.

Secara umum, gejala kepala monyet ditandai dengan munculnya ruam pada area kulit tertentu.

Virus cacar monyet adalah bagian dari keluarga virus yang sama dengan virus variola (virus penyebab cacar).

Kepala monyet dapat menyebar ke siapa saja melalui kontak dekat, seringkali kulit-ke-kulit.

Berikut ini adalah gejala cacar air monyet yang dikutip oleh CDC:

Gejala cacar monyet

– Panas

– sakit kepala

– Sakit otot dan sakit punggung

– pembengkakan kelenjar getah bening

– kedinginan

– kelelahan

– Gejala pernapasan (sakit tenggorokan, hidung tersumbat, batuk, dll)

– Ruam bisa di atau dekat alat kelamin (penis, testis, labia, vagina) atau anus (lubang pantat), tetapi bisa juga muncul di area lain, seperti tangan, kaki, dada, wajah, atau mulut.

– Ruam melewati beberapa tahap, termasuk keropeng, sebelum sembuh.

– Ruam mungkin terlihat seperti jerawat atau melepuh dan terasa nyeri atau gatal.

Orang mungkin mengalami semua atau sebagian dari gejala.

Terkadang orang mengalami ruam terlebih dahulu, diikuti oleh gejala lainnya.

Yang lain hanya mendapatkan ruam.

Kebanyakan orang dengan kepala monyet mengalami ruam.

Beberapa orang mengalami ruam sebelum (atau tanpa) gejala lain.

Gejala cacar air monyet biasanya dimulai dalam waktu 3 minggu setelah terpapar virus.

Jika Anda memiliki gejala seperti flu, ruam biasanya muncul setelah 1 hingga 4 hari.

Cacar air monyet dapat menyebar dari saat gejala muncul sampai ruam sembuh, semua keropeng hilang, dan lapisan kulit baru terbentuk.

Penyakit ini biasanya berlangsung 2-4 minggu.

Jika Anda mengalami ruam atau gejala lain yang baru atau tidak dapat dijelaskan, sebaiknya lakukan hal berikut:

– Hindari hubungan seksual atau kontak dekat, termasuk hubungan seksual, dengan orang lain sampai pasien didiagnosis oleh penyedia layanan kesehatan.

– Jika pasien tidak memiliki penyedia layanan kesehatan atau asuransi kesehatan, kunjungi Puskesmas terdekat dengan pasien.

– Pasien Monkeyhead harus memakai masker dan menutupi diri saat pergi ke layanan medis untuk mencegah penyebaran virus.

kepala monyet semenanjung

Monkeypox dapat menyebar melalui ruam monkeypox, bisul, atau kontak langsung dengan cairan tubuh dari pasien monkeypox.

Virus juga dapat menyebar dengan menyentuh barang, kain (pakaian, tempat tidur, atau handuk) dan permukaan yang digunakan oleh penderita cacar monyet.

Kontak langsung dengan pasien faucet juga berpotensi menyebarkan virus.

Kontak langsung ini dapat terjadi selama kontak intim, antara lain:

– Menyentuh alat kelamin (penis, testis, labia, vagina) atau anus (lubang pantat) orang berkepala monyet.

– Pelukan, pijatan, dan ciuman.

– Kontak tatap muka yang berkepanjangan.

– Menyentuh kain dan benda yang tidak steril yang digunakan oleh penderita cacar monyet selama berhubungan seksual, seperti tempat tidur, handuk, alat jimat, dan mainan seks.

– Ibu hamil dapat menyebarkan virus ke janinnya melalui plasenta.

(/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain yang berhubungan dengan Monkeypox