Berita  

KAI Commuter Izinkan Penumpang Buka Puasa Di KRL: Makan Dan Minum Secukupnya

PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mengizinkan penumpang untuk berpuasa di KRL selama bulan Ramadhan.

Penumpang KRL dapat makan dan minum secukupnya saat sarapan.

Penumpang juga wajib pulang dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai aturan.

Hal itu disampaikan Ann Borba, Vice President of Commuting KAI, pada Senin, 3 April 2022, saat aturan baru KRL diumumkan secara online selama Ramadan.

“Khusus bagi pengguna puasa, ketika tiba waktu berbuka, KRL bisa membatalkan puasa.”

Saluran YouTube TV mengatakan, “Kembalilah makan dan minum dalam jumlah sedang dan patuhi protokol kesehatan.”

Saat itu, Ann juga mengomunikasikan aturan penambahan jam kerja KRL.

“Hari ini (3 April 2022) Senin di Zavodettavek, KRL asli jam 04:00-22:00 WIB, jadwal operasi 04:00-24:00 WIB berlaku,” katanya.

“Sebelumnya jumlah penerbangan hanya 1.005 hingga 1.007,” tambah Ann, “tetapi hari ini bisa mencapai 1.053.”

Apalagi, pihaknya masih memberlakukan pembatasan, seperti pemblokiran stasiun, karena KRL berkapasitas 60 persen, kata Ann.

Setelah itu, penumpang diminta memakai masker, sering mencuci tangan, dan membawa hand sanitizer.

Untuk saat ini, Anne ingin penumpangnya tetap mengikuti rambu tersebut karena pihaknya terus memasang rambu di stasiun dan di atas KRL.

“Kami ingin pengguna jasa maskapai tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengecek update kondisi kepadatan KRL menggunakan aplikasi akses KRL,” ujarnya.

Ann mengatakan, kebijakan terbaru selama Ramadhan dilaksanakan dengan pertimbangan lain.

Dikatakan, perkembangan tren jumlah penumpang kini semakin meningkat.

Sementara itu, PT KAI Commuter ingin penumpang terhindar dari tertular COVID-19.

Oleh karena itu, kebijakan baru sedang diberlakukan yang diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan, termasuk selama bulan Ramadhan.

“Mengingat tren peningkatan penumpang menjelang puasa Ramadhan, ada tren peningkatan penumpang.”

“Pada jam kerja, kami mencapai lebih dari 600.000 penumpang. Pada hari Sabtu dan Minggu kami hanya memiliki di bawah 400.000, tetapi pada hari Sabtu dan Minggu kami menampung lebih dari 500.000.

Ann mengatakan jumlah penumpang meningkat selama Ramadhan.

“Kami melakukan beberapa kajian untuk memastikan rekayasa pola operasi tersebut dapat mengurangi kemacetan di stasiun dan di atas KRL,” jelasnya.

(/ DS Kebangkitan Suci)

Simak berita lainnya terkait Ramadhan 2022.