Manajer Timnas Futsal Indonesia Masih Yakin Bisa Ke SEA Games 2022, Hingga Pujian Dari Ketum PSSI

Manajer Timnas Futsal Indonesia, Dimas Bagus Kurniawan, masih yakin bahwa timnya bakal berangkat menuju SEA Games 2022.

Diketahui, SEA Games akan digelar pada 12-23 Mei 2022 di Hanoi, Vietnam.

Namun, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah memastikan bahwa mereka tak akan membawa tim futsal.

Kemenpora mengumumkan hanya akan memberangkatkan 31 cabang olahraga (cabor) dari 41 yang dipertandingkan di SEA Games.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil review dan track record di kejuaraan resmi.

Rinciannya, dari 31 cabor tersebut terbagi jadi 13 cabor dalam DBON dan 18 cabor masih berpotensi meraih medali.

Meski begitu, Dimas Bagus tetap yakin bahwa timnya akan berlaga di SEA Games 2022.

“Insya Allah (timnas futsal Indonesia berangkat ke SEA Games 2021),” kata Dimas Bagus pada Antara dikutip Bolasport.com.

Selain itu, Dimas juga mengungkapkan bahwa susunan pemain tim futsal akan diserahkannya pada sang pelatih.

“Saya tidak bisa berkomentar soal itu (skema keberangkatan timnas futsal Indonesia). Saya juga tidak bisa berkomentar soal siapa saja pemain yang masuk skuad (untuk SEA Games 2021),” jelas Dimas Bagus.

“Soal teknis menjadi keputusan pelatih,” ucap Dimas.

Timnas Futsal Indonesia sebenarnya memiliki rekam jejak pretasi yang cukup mentereng di SEA Games.

Mereka telah menyumbangkan empat medali dalam empat edisi terakhir SEA Games, sejak dipertandingkan kali pertama pada 2007.

Timnas Futsal Putra sudah meraih tiga medali perunggu pada 2007, 2011, dan 2013, sementara Timnas Putri meraih medali perunggu pada 2017.

Terbaru, Timnas Futsal Indonesia menjadi runner-up di Piala AFF Futsal 2022.

Skuad Garuda kalah dari Thailand di laga final yang digelar di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Thailand, Minggu (10/4/2022).

Pujian Ketum PSSI

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan pujian pada Timnas Futsal Indonesia meski gagal menjuarai gelaran Piala AFF Futsal 2022.

Menurut Ketua PSSI yang akrab disapa Iwan Bule itu, Skuad Garuda sudah berjuang menunjukkan permainan terbaik mereka.

Diketahui, laga memang sempat berakhir imbang 2-2, hingga akhirnya Thailand sukses menang dengan keunggulan 5-3 dalam adu penalti.

“Meskipun kalah melalui adu penalti di Final Piala AFF Futsal ini, kalian sudah memperlihatkan perjuangan yang luar biasa, terima kasih!,” kata Iriawan.

“Tentunya saya, bersama rakyat Indonesia lainnya tetap bangga. Tetap semangat!” tambahnya.

Raihan runner-up Piala AFF Futsal 2022 menjadi torehan keempat mereka sepanjang keikutsertaan di ajang tersebut.

Sebelumnya, Indonesia juga menjadi runner-up pada edisi 2016, 2008, dan 2019, yang mana Indonesia selalu kalah dari Thailand di final.

Meski menjadi runner up, Indonesia sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait.

Ketum FFI Siap Danai Sendiri

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Hary Tanoesoedibjo, akan memperjuangkan Timnas Futsal Indonesia di SEA Games.

Hary akan memohon pertimbangkan kepada Menpora agar Futsal Indonesia dapat turut serta dalam ajang terbesar se-Asia Tenggara itu.

Selain itu, Hary juga menuturkan bahwa akan memberangkatkan Timnas Futsal secara mandiri.

Usulan Hary itu turut diiringi dengan penegasan bahwa Timnas Futsal tidak akan memberatkan pemerintah.

Hal itu terkait pemberangkatan Timnas Futsal akan ditanggung sendiri oleh federasi.

“Izin kami mendengar kalau olahraga Futsal rencananya akan tidak diikutsertakan dalam SEA Games bulan Mei 2022 di Hanoi mendatang,” terang Hary.

“Saya selaku Ketum Federasi Futsal Indonesia (FFI) mohon pertimbangan Pak Menteri agar Futsal Indonesia dapat diikutsertakan di SEA Games mendatang,” tambahnya.

“Usulan kami di atas juga tidak akan memberatkan Pemerintah Indonesia karena keberangkatan tim Futsal akan dibiayai secara mandiri,” sambungnya.

Ketegasan Hary terkait berangkat mandiri itu merespon penjelasan Zainudin Amali selaku Menpora yang menerangkan terkait anggaran.

“Kemudian berapa biaya dan anggaran yang akan dikeluarkan itu berdasarkan review yang terdiri dari atas para akademisi, perwakilan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan KONI Pusat. Kemenpora hanya mencatat,” terang Amali.

Namun, hingga kini Ketum FFI masih akan memastikan Timnas Futsal untuk turut serta dalam ajang SEA Games 2022.

Selain futsal, ada cabor yang tidak diikutkan adalah bola tangan indoor dan pantai, dansa, petanque, kurash.

Selanjutnya ada biliar, tenis meja, muay thai, loncat indah, senam ritmik dan aerobik, binaraga, dan sepak bola putri.

(/Claudia)