Menurut Pendapatmu Mengapa Adat Istiadat Harus Dilestarikan

Menurut Pendapatmu Mengapa Adat Istiadat Harus Dilestarikan – .COM – Indonesia adalah negara dengan budaya yang sangat kaya. Berdasarkan banyak bahasa, budaya dan adat istiadat. Menampilkan alat musik tradisional yang merupakan bagian dari kesenian tradisional Indonesia.

Hingga saat ini keberadaan alat musik tradisional tidak pernah hilang dan masih banyak digunakan di berbagai destinasi budaya.

Menurut Pendapatmu Mengapa Adat Istiadat Harus Dilestarikan

Menurut Pendapatmu Mengapa Adat Istiadat Harus Dilestarikan

Gong adalah salah satu alat musik tradisional Jawa Tengah. Gong termasuk dalam instrumen idiophonic dan menghasilkan suara dari getaran umum dari instrumen itu sendiri.

Got0ng Royong Sambatan Sebagai Budaya Kearifan Lokal Yang Harus Dilestarikan

Alat musik ini berasal dari Jawa Tengah. Gamelan sendiri berarti menabuh. Sesuai dengan namanya, memainkan alat yang satu ini dilakukan dengan alat pemukul.

Instrumen daun lontar ini berasal dari Tanah Rote, Nusa Tenggara Timur. Bentuk dan suara yang dihasilkan begitu unik dan khas.

Permainan Kolintang memecahkan rekor dunia pada tahun 2009. Alat musik ini berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara.

Rebab adalah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Alat musik ini berbentuk seperti busur dan dimainkan dengan cara disapu seperti biola.

Menurutmu Kebudayaan Indonesia Harus Dilestarikan Atau Ditinggalkan Saja?

Alat musik cap terbuat dari tanduk kerbau, gaya permainan musik ini hampir mirip dengan alat musik suling pada umumnya yang ditiup.

Berasal dari Jambi, alat musik ini digunakan untuk mengumumkan kabar buruk yang datang ke daerah. Oleh karena itu, memainkan alat musik ini tidak boleh sembarangan karena dapat menimbulkan banyak bencana.

Alat musik ini berbentuk seperti gendang dan terbuat dari kayu dengan lubang di tengahnya. Ada berbagai instrumen tifa seperti Tifa jekir, tiffunda, Tifa sebagai lagu, Tifa jekir sebagai lagu dan Tifa sebagai bass.

Menurut Pendapatmu Mengapa Adat Istiadat Harus Dilestarikan

Cara memainkan tifa mirip dengan alat musik gendang yang perlu dipukul. Tifa terbuat dari sebatang kayu yang dilubangi atau dibuang isinya dan salah satu ujungnya ditutup.

Tari Turonggo Yakso, Unjuk Generasi Muda Melestarikan Maskot Daerah Trenggalek Halaman 1

Tifa adalah salah satu contoh alat musik ritmis populer khas Indonesia bagian timur, khususnya Maluku dan Papua.

Masyarakat Aceh telah lama mengembangkan dan menginternalisasi alat musik tradisional ini. Alat musik ini sangat populer di daerah Pidi, Aceh Utara, Aceh Besar dan Aceh Barat.

Alat musik ini sering dimainkan bersama Rapai dan Gendang pada acara hiburan, tarian atau penyambutan tamu kehormatan.

Bentuk alat musik tradisional ini hampir menyerupai seruling bambu. Warna dasar hitam berfungsi sebagai pemanis atau penghias musik tradisional Aceh.***

Ismu Gelar Ngatur Dahar Di Pendopo

Prediksi Levante vs Atletico Madrid di Copa Del Rey, Berikut Susunan Pemain Yang Akan Menghadapi Kedua Tim!

Ini Karakter Ayu Ozawa Muncul dalam video berdurasi 2 menit 34 detik. Agaknya hubungan intim hidup santai dengan pemilik

Tidak tahu banyak! 10 SMA terbaik se-Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur dilengkapi dengan SMA mana saja di peringkat nasional? 30/09/2021). (foto khusus)

Menurut Pendapatmu Mengapa Adat Istiadat Harus Dilestarikan

SAMBALIUNG. – Wakil Direktur Tata Usaha Berau, Gamalis mengingatkan, budaya daerah, adat seperti Kampung Melas harus dilestarikan, karena menarik wisatawan.

Cara Melestarikan Budaya Lokal Indonesia Pada Era Globalisasi

Hal itu dikatakan Gamalis saat menghadiri upacara adat Melas bersama Asda III Maulidiyah Berau di Desa Suaran, Kecamatan Sambaliung, hari ini Kamis (30/09/2021).

Melas Kampung merupakan upacara adat suku Dayak Basap setelah mengumpulkan sarang burung walet. Melas Kampung merupakan ungkapan syukur atas hasil panen sekaligus penghormatan kepada leluhur. Tradisi Melas Kampung juga merupakan semacam himbauan kepada Yang Maha Kuasa agar menjauhi mara bahaya.

“Pemerintah Negara Bagian Berau menyambut baik upaya masyarakat untuk melestarikan budaya. Saat ini, masyarakat terutama generasi muda perlu menjaga budaya yang bermakna. Kalau bukan kita semua yang melestarikan adat istiadat kita, siapa lagi?” kata Gamalis seusai upacara adat, Kamis (30/9/2021).

Lebih lanjut Gamalis menjelaskan, Pemkab Berau juga masih berupaya melestarikan budaya agar tidak hilang seiring berjalannya waktu. Bentuk perawatannya terintegrasi dengan program pusat seni budaya dan kreativitas, serta memperhatikan kondisi cagar budaya yang ada. Program ini juga ditulis dalam program unggulan.

Ini Yang Mesti Dilakukan Generasi Milenial Terhadap Warisan Budaya Bangsa Indonesia

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh adat dan masyarakat Dayak Basap atas dedikasinya menjaga budaya kita. Mari kita jadikan Berau sebagai inspirasi bagi daerah lain di Kaltim untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap budaya lokal,” imbuhnya. .

Sopiyadi, kepala suku Dayak Basap mengatakan, Kampung Melas ini diadakan setahun sekali. Dan tahun ini termasuk peletakan tiang pertama pembangunan rumah adat Dayak Basap. Belakangan, Perinnetalo menjadi tempat pertemuan dan diskusi rutin.

“Upacara ini biasanya diadakan setahun sekali setelah panen. Adapun suku Dayak Basap menyebar dari pantai Berau hingga Segah dan Kelay. Jadi nanti rumah adat ini akan kami manfaatkan untuk berkumpul dan merenung,” pungkasnya.

Menurut Pendapatmu Mengapa Adat Istiadat Harus Dilestarikan

Tidak diragukan lagi bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, dengan ratusan bahkan mungkin ribuan budaya baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud. Wayang, batik, keris, tarian, alat musik tradisional daerah, bangunan bersejarah, lagu daerah dan sebagainya merupakan warisan budaya yang tak tergantikan.

Warisan Turun Temurun, Tradisi Ampih Pare Di Garut Harus Tetap Dilestarikan

Warisan budaya ini mencerminkan fakta bahwa nenek moyang kita, bangsa Indonesia, memiliki kecerdasan luar biasa untuk menciptakan karya budaya dan simbol filosofis. Saya yakin semua ini akan diwariskan kepada anak cucu mereka, kepada kita semua di zaman milenial ini.

Di zaman sekarang ini, dimana perkembangan teknologi sudah begitu pesat, peninggalan sejarah tersebut tidak boleh kita abaikan, karena kandungan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia terekam dalam setiap karya tersebut.

Kemajuan teknologi internet dan kemampuannya melintasi batas geografis, meski dunia tidak jauh, bukanlah halangan bagi pelestarian budaya kita sendiri. Penyebaran informasi tentang gaya hidup dan budaya Barat dan Timur serta asal-usul dan bentuk yang berbeda seolah-olah meretas dan membongkar akar budaya masyarakat Indonesia yang sejatinya adalah budaya Timur.

Ini adalah tantangan kita bersama. Sehingga jika kita mengabaikan budaya sendiri, berarti mencabut budaya Indonesia, mengarah pada budaya tanpa identitas bahkan terjebak dalam euphoria budaya asing tanpa arah yang jelas.

Pesta Adat Reba, Penuh Makna, Penuh Cinta Halaman 2

Perlu juga ditekankan di sini bahwa mencintai budaya bangsa sendiri tidak serta merta berarti kuno dan ketinggalan zaman. Generasi milenial saat ini perlu mempertahankan paradigma tersebut. Kecintaan yang sah terhadap budaya negara sendiri merupakan kekuatan untuk menghancurkan budaya asing yang masuk ke Indonesia. Selain itu, citra kemerdekaan bangsa Indonesia tercipta jika bangsa Indonesia tetap menjaga budayanya.

Itulah beberapa catatan kecil saya untuk generasi milenial tentang budaya masyarakat Indonesia di tengah maraknya teknologi informasi yang menyebarkan berbagai gaya hidup dan budaya asing. Diantaranya adalah:

Mencintai dan melestarikan budaya asli bangsa Indonesia tidak boleh menghalangi kita untuk belajar ilmu pengetahuan di negara manapun. Misalnya di Prancis, pelajar Indonesia bisa mengenalkan budaya Indonesia ke negara yang terkenal dengan fashionnya ini. Gaya hidupnya tidak perlu diubah, ia tetap memiliki nilai-nilai budaya Indonesia, dan tidak perlu dipaksa mengikuti budaya asing.

Menurut Pendapatmu Mengapa Adat Istiadat Harus Dilestarikan

Itulah beberapa komentar kecil saya tentang pentingnya generasi muda milenial dalam melestarikan budaya asli bangsa Indonesia di tengah maraknya teknologi informasi yang seakan tidak mengenal batas. Semoga membantu! BANYAK – Pagelaran Budaya Nusa Tenggara Timur Kutai Timur (NTT Kutim) berlangsung meriah di kawasan Polder Sangatta, Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara, Minggu (3/8/2020). Pameran seni rupa yang akan berlangsung selama dua hari dari Sabtu hingga Minggu malam itu dibuka oleh Bupati Kutim H Ismunandari.

B_8a8a475c 745c 4f40 Bfb9 Cb9fb91a17e4

Pentas seni budaya ini merupakan rangkaian ungkapan terima kasih atas dibukanya kepengurusan IKB Kutim Timur. NTT Sesv Benediktus Polo Maing, Sultan Kutai Kertanegara Ing Martadipura Sultan Aji Muhammad Arifin, Wakil Ketua DPRD Manggarai Timur Bernadus Nuel, Gubernur Manggarai Timur Andreas Agas turut serta dalam pertunjukan tari caci daerah Manggarai NTT. Sesepuh NTT dari daerah lain seperti Berau, Samarinda, Balikpapan, Wahau dan warga setempat yang menyaksikan dengan antusias.

Dalam penjelasannya, bupati menyatakan bahwa masyarakat Timor Timur patut bangga dan bersyukur dengan kancah budaya NTT. Tak perlu jauh-jauh ke NTT untuk melihat tarian caci. Ke depannya, ia juga akan mendapatkan akses alat seni tari caci yang lengkap melalui bakti sosial Kutim.

“Karena kami ingin menambah seni budaya Kutai Timur. Dan itu dilakukan oleh (konservatif) Timor Leste yang berasal dari NTT,” kata Ismu Ismunandar.

Jadi inilah khazanah budaya, lanjut Ismu, generasi kedua, ketiga dan keempat dan seterusnya harus melestarikan nilai-nilai budaya yang ada.

Pengertian Budaya: Ciri Ciri, Fungsi, Unsur, Dan Contohnya

“Di mana pun kaki melangkah, di situ langit dihormati,” kata Ismu menirukan apa yang disampaikan Uskup NTT dan Sesvi.

Di saat yang sama, Ketua IKB NTT Kutim Wilhelmus Wio Doi berharap kekayaan budaya NTT dapat terus dimajukan. Sehingga dikenal luas dan menjadi salah satu ikon budaya Itä-Kutim yang beragam.(hms7)

Dalam rakornas, Bupati Kutim dan Forkopimda mengikuti diskusi panel – Pembahasan stabilitas ekonomi, sosial, politik dan keamanan

Menurut Pendapatmu Mengapa Adat Istiadat Harus Dilestarikan

Mengapa hewan langka perlu dilestarikan, pengertian adat istiadat menurut para ahli, mengapa sumber daya alam harus dilestarikan, adat istiadat, mengapa hewan dan tumbuhan perlu dilestarikan, adat istiadat suku sakai, mengapa kita harus berdoa menurut alkitab, mengapa hutan mangrove perlu dilestarikan, adat istiadat menurut alkitab, mengapa flora dan fauna harus dilestarikan, adat istiadat melayu riau, mengapa flora dan fauna di indonesia harus dilestarikan

close